
Producers:
Half H.P Studio, Ultra Super Pictures
Awas! bisa jadi spoiler
Dunia sihir yang megah perlahan memudar seiring minat masyarakat yang mulai beralih pada teknologi modern. Di tengah kemerosotan ini, Luna Nova Magical Academy berdiri teguh sebagai mercusuar bagi para penyihir muda yang ingin menjaga tradisi kuno tetap hidup.
Atsuko Kagari adalah seorang gadis optimis yang nekat mendaftar ke sekolah bergengsi tersebut meski tanpa latar belakang keturunan penyihir. Tekadnya yang membara sering kali berbenturan dengan kenyataan pahit bahwa dirinya kesulitan menguasai sihir dasar.
Pertemuannya dengan Lotte Yansson yang pendiam dan Sucy Manbavaran yang eksentrik menjadi titik balik petualangannya. Mereka membentuk trio unik di asrama, saling melengkapi melalui perbedaan kepribadian yang cukup kontras namun tetap setia kawan.
Di sisi lain, sosok jenius Diana Cavendish selalu menjadi bayang-bayang yang menekan sang protagonis. Persaingan ketat keduanya menciptakan konflik emosional, menantang ambisi besar Atsuko untuk membuktikan bahwa usaha keras mampu melampaui bakat alami yang ada.
Rahasia masa lalu yang tersimpan rapat di sekolah perlahan terkuak saat sebuah artefak legendaris memanggil pemiliknya. Kini mereka harus berjuang menghadapi tantangan magis yang mengancam kestabilan dunia sihir dan jati diri mereka sebagai calon penyihir hebat.
Diana Cavendish adalah murid paling berbakat di Luna Nova. Meski awalnya terlihat kaku dan rival Akko, dia punya sisi lembut dan tanggung jawab besar sebagai pewaris keluarga.
VA: Youko Hikasa
Lotte Jansson adalah penyihir manis sahabat Akko di Luna Nova. Dikenal karena sifatnya yang kalem, kutu buku, dan kemampuannya berkomunikasi dengan roh peri.
VA: Fumiko Orikasa
Atsuko Kagari adalah gadis penuh semangat yang bercita-cita menjadi penyihir hebat meskipun berasal dari keluarga non-penyihir. Inilah kisah perjuangannya di Luna Nova.
VA: Megumi Han
Sucy Manbavaran adalah penyihir eksentrik asal Filipina yang hobi meracik ramuan aneh dan selalu tenang meski situasi di Luna Nova sedang kacau balau.
VA: Michiyo Murase