
Producers:
Dentsu, Victor Entertainment, Pony Canyon, Fuji TV
Awas! bisa jadi spoiler
Dunia futuristik yang hancur berantakan menyatu dengan estetika feodal Jepang dalam balutan aksi brutal dan musik hip-hop yang ikonik. Di tanah yang gersang ini, legenda mengenai dua ikat kepala suci menjadi obsesi mematikan bagi para petarung terkuat di dunia.
Seorang pendekar pedang penyendiri bernama Afro mengarungi jalan penuh darah demi memburu pria yang membunuh ayahnya. Dengan rambut kribo khasnya, ia bergerak bagai bayangan, memenggal siapa pun yang berani menghalangi ambisi pribadinya untuk membalas dendam.
Ia dibayangi oleh Ninja Ninja, rekan cerewet yang kontras dengan sifat pendiamnya. Sosok eksentrik ini selalu menemani, memberikan komentar sarkastik yang menyuntikkan sisi humor di tengah kekejaman yang terus terjadi selama perjalanan panjang sang samurai.
Konflik memuncak saat ia harus berhadapan dengan Justice, sang pemilik ikat kepala nomor satu yang memegang rahasia masa lalunya. Pertemuan ini bukan sekadar pertarungan fisik, melainkan ujian berat bagi mental dan ketangguhan sang petarung yang dingin ini.
Kisah ini menjelajahi sisi kelam trauma, harga sebuah kekuatan, dan kesepian yang menggerogoti jiwa manusia. Di atas takhta kekuasaan, setiap ayunan pedang adalah cerminan dari keinginan terdalam untuk melampaui takdir yang sudah tertulis dalam sejarah berdarah.
Seorang pendekar pedang pendiam yang terjebak dalam lingkaran dendam demi memburu pemilik Ikat Kepala Nomor Satu yang telah membunuh ayahnya.