
Awas! bisa jadi spoiler
Dunia fantasi yang penuh keajaiban namun juga menyimpan kegelapan kini hadir dalam visualisasi menawan. Seri antologi ini mengangkat kembali dongeng klasik penuh pesan moral yang dikemas secara dramatis, membawa penonton menelusuri batas antara impian dan realitas.
Sosok Grimm , sang narator misterius, menjadi pemandu utama dalam setiap episode. Ia sering kali terjebak dalam dilema moral para tokoh yang ia ceritakan, mencoba memahami apakah takdir mereka sudah tertulis atau masih bisa diubah oleh sebuah pilihan.
Di balik layar, Hansel dan Gretel muncul sebagai representasi perjuangan batin yang nyata. Keduanya terjebak dalam hubungan persaudaraan yang tegang saat harus menghadapi ancaman penyihir kejam yang menguji kesetiaan serta keberanian mereka dalam bertahan.
Konflik batin semakin memuncak ketika Putri Salju mulai mempertanyakan kecantikan yang justru menjadi kutukan baginya. Ia berjuang melawan pengkhianatan di istana, berusaha mencari jati diri di tengah upaya orang-orang di sekitarnya yang ingin menghancurkan hidupnya.
Ketegangan mencapai titik didih saat semua karakter bertemu dalam narasi yang saling bersinggungan. Mereka dipaksa menghadapi ketakutan terdalam demi mencapai akhir bahagia, menguji apakah kebaikan benar-benar mampu menaklukkan segala bentuk tipu daya dunia yang kelam.