
Awas! bisa jadi spoiler
Aroma lapangan voli yang panas menyambut impian besar di ajang nasional. Turnamen Musim Semi menjadi panggung bagi mereka yang bertaruh segalanya demi satu bola yang tak boleh jatuh. Semangat membara ini membawa setiap pemain menuju batas kemampuan fisik mereka.
Hinata Shouyou berlari dengan energi tak terbatas, meski tubuhnya kecil. Ia berpasangan dengan sang jenius Kageyama Tobio, seorang setter dingin yang perfeksionis. Hubungan mereka penuh friksi, namun sinergi keduanya menciptakan serangan maut.
Di sisi lain net, Tsukishima Kei menatap dengan sikap sinis, menyimpan api kompetisi di balik kacamata tajamnya. Ia sering berdebat dengan rekan timnya, mencoba mencari alasan untuk peduli pada permainan yang selama ini ia anggap sekadar hobi biasa.
Sawamura Daichi hadir sebagai jangkar tim yang kokoh, menenangkan emosi rekan-rekannya saat tekanan turnamen memuncak. Ia tahu betul bahwa kekompakan adalah kunci, bahkan saat tim mulai merasa goyah di bawah tatapan tajam lawan yang jauh lebih kuat.
Darah dan keringat akan tumpah di atas lantai kayu yang licin. Pertarungan ini bukan sekadar tentang skor akhir, melainkan pembuktian jati diri. Apakah mereka mampu melewati batas untuk meraih kemenangan di tengah tekanan besar Haru-kou yang sangat legendaris?
Seorang anak bertubuh mungil yang punya impian besar jadi pemain voli profesional meski sering diremehkan karena tinggi badannya yang kurang.
VA: Ayumu Murase
Kageyama Tobio, setter jenius dari Karasuno, terus berkembang menjadi pengatur serangan yang lebih peka dalam pertarungan sengit melawan Nekoma di Dumpster Battle.
VA: Kaito Ishikawa