Ketegangan memuncak di Pulau Paradis saat perang habis-habisan antara Marley dan kaum Eldia pecah. Ambisi untuk bertahan hidup kini berubah menjadi pertumpahan darah yang tak terelakkan, mengguncang fondasi dunia yang penuh dengan dendam masa lalu.
Eren Yeager kini melangkah di jalan yang kelam, memicu konfrontasi besar yang mengubahnya menjadi sosok yang sulit dikenali. Tekadnya yang dingin beradu dengan keyakinan para rekannya yang berusaha keras mencari kebenaran di balik kekacauan ini.
Mikasa Ackerman terjebak dalam dilema emosional yang menyakitkan, berjuang mempertahankan loyalitasnya di tengah situasi yang kian tak menentu. Kehadiran Armin Arlert menjadi penyeimbang, mencoba menavigasi strategi agar harapan perdamaian tetap ada.
Sementara itu, Reiner Braun harus menghadapi trauma masa lalunya dalam pertempuran hidup mati yang brutal. Pertemuan mereka bukan lagi sekadar duel fisik, melainkan benturan ideologi, rasa sakit, dan beban sejarah yang menghancurkan persahabatan lama.
Konflik mencapai titik didih ketika rahasia mendalam tentang kekuatan Titan perlahan tersingkap. Di balik dentuman peperangan, nasib seluruh umat manusia kini dipertaruhkan dalam sebuah drama epik tentang kebebasan, pengorbanan, dan harga sebuah kemanusiaan.
Dunia sekolah yang tenang tiba-tiba berubah saat sebuah insiden kecil memicu benang takdir yang tak terduga. Genre slice of life ini menyajikan romansa yang berkembang pelan di lorong sekolah, penuh dengan momen manis dan kecanggungan remaja yang bikin gemas.
Miyano adalah seorang kutu buku yang pemalu dan sangat terobsesi dengan manga bertema boys love. Ia merasa rendah diri karena memiliki wajah yang terlalu feminin, sebuah rahasia yang membuatnya sering merasa canggung saat berada di tengah keramaian.
Hidupnya berubah drastis setelah bertemu dengan Sasaki, seorang senior nakal yang punya reputasi suka membuat onar. Anehnya, sang senior justru menunjukkan ketertarikan yang tulus terhadap hobi bacaan sang junior, meski awalnya ia hanya berniat untuk mendekat saja.
Hubungan mereka berkembang lewat sesi berbagi manga dan diskusi seru di perpustakaan. Sang senior mulai merasakan perasaan yang lebih dalam, namun sang junior yang lugu justru terjebak dalam delusi romantis di kepalanya sendiri, membuat komunikasi menjadi cukup rumit.
Konflik batin mulai muncul saat perasaan mereka perlahan tumbuh melampaui batas pertemanan biasa. Di antara tumpukan buku dan tatapan malu-malu, keduanya harus memberanikan diri menghadapi kenyataan bahwa cinta terkadang tumbuh di tempat yang tak diduga.