Semenjak ayahnya meninggal, Tanjirou Kamado harus nanggung beban buat ngidupin keluarganya sendirian. Walaupun hidup susah di gunung terpencil, keluarga Kamado tetap bisa ngerasain hidup yang damai dan bahagia. Suatu hari, Tanjirou mutusin buat turun ke desa buat jualan arang biar dapet duit tambahan. Pas lagi perjalanan balik, hari udah malem, akhirnya Tanjirou terpaksa nginep di rumah orang asing yang ngingetin dia soal iblis pemakan manusia yang suka berkeliaran di hutan pas malam hari.
Pas nyampe rumah besoknya, dia malah ngeliat pemandangan yang ngeri banget—seluruh keluarganya udah dibantai. Yang lebih parah lagi, satu-satunya yang selamat cuma adiknya, Nezuko, tapi dia udah berubah jadi iblis yang haus darah. Karena marah dan dendam banget, Tanjirou bersumpah buat bales dendam atas kematian keluarganya dan bakal terus nemenin satu-satunya adik yang dia punya.
Dibantu sama kelompok misterius yang nyebut diri mereka Korps Pembasmi Iblis, Tanjirou bakal ngelakuin apa aja buat ngebantai para iblis dan berusaha ngembaliin sisi manusia adiknya yang tersisa.
Hidup Tohru Honda berubah total setelah tragedi menimpanya. Gadis yatim piatu ini terpaksa tinggal di dalam tenda di tengah hutan. Tak disangka, takdir membawanya menetap di kediaman keluarga misterius yang menyimpan rahasia kutukan kuno yang tak terduga.
Pemilik rumah, Yuki Soma, adalah sosok pangeran sekolah yang populer namun menyimpan kesepian mendalam. Kedatangan gadis ceria itu perlahan mencairkan suasana kaku di rumah tersebut, meskipun ia harus beradaptasi dengan aturan keluarga yang sangat aneh.
Konflik memuncak saat Kyo Soma muncul dengan tempramen meledak-ledak. Ia adalah rival Yuki yang memiliki dendam membara. Kehadiran Tohru di antara mereka menciptakan dinamika emosional rumit, memaksa keduanya berhadapan dengan luka masa lalu yang tersimpan.
Keluarga Soma ternyata terikat pada zodiak Tiongkok. Setiap kali dipeluk lawan jenis, mereka berubah menjadi hewan kutukan. Rahasia gelap ini menjadi beban berat yang menghalangi kebebasan individu di dalam klan, menciptakan dinding emosional yang sulit untuk ditembus.
Tohru kini terjebak di tengah pusaran takdir yang melibatkan ikatan darah dan kesedihan. Ia berusaha menyembuhkan hati mereka dengan kebaikan tulus. Mampukah ia mematahkan kutukan yang telah membelenggu keluarga tersebut selama turun-temurun dan membawa harapan baru?