Kehidupan sehari-hari keluarga Minami kembali hadir dengan membawa tawa dan kehangatan yang tak terduga. Musim ini menyuguhkan kisah slice-of-life yang sangat santai, menyoroti dinamika keseharian di rumah serta sekolah yang penuh dengan kejadian konyol nan ceria.
Si sulung Haruka berperan sebagai pilar keluarga yang bijak namun terkadang memiliki sisi tegas nan menakutkan. Dia menjadi sosok ibu bagi adik-adiknya, memastikan rumah tetap teratur meski sering kali harus menghadapi perilaku mereka yang sangat unik.
Gadis tengah yang energik bernama Kana sering membuat suasana menjadi kacau dengan ide-ide jahilnya. Dia selalu berdebat dengan adik bungsunya, Chiaki, yang memiliki sifat sangat kritis dan sering memandang sinis tingkah laku kakaknya yang konyol.
Interaksi mereka dengan teman sekolah dan lingkungan sekitar menciptakan konflik kecil yang lucu. Kehadiran sosok seperti Fujioka yang memendam perasaan menambah bumbu drama romantis remaja yang manis, membuat suasana rumah Minami semakin terasa sangat hidup.
Tantangan kecil seperti mengerjakan tugas sekolah atau urusan rumah tangga menjadi inti cerita yang menghibur. Anime ini merayakan ikatan persaudaraan yang kuat di tengah perbedaan kepribadian setiap anggota keluarga yang menjadikannya sangatlah istimewa.
Minggu terakhir liburan musim semi berubah menjadi mimpi buruk bagi Koyomi Araragi. Sebuah kejadian aneh yang melibatkan kucing mati di jalanan memicu rangkaian peristiwa supranatural yang mencekam, menguji ketenangan hidupnya yang baru saja stabil.
Kondisi semakin rumit saat Tsubasa Hanekawa, siswi teladan yang sempurna, mengalami depresi berat akibat tekanan keluarga. Araragi harus menemaninya, namun ia menyadari bahwa ada kegelapan yang mulai merasuki jiwa sahabatnya yang selama ini tertutup.
Munculnya penampakan misterius berwujud kucing putih menjadi ancaman nyata yang mulai meneror kota. Araragi terjepit di antara kesetiaan pada teman dan tanggung jawabnya sebagai seseorang yang pernah tersentuh oleh kekuatan dunia lain yang sangat berbahaya.
Shinobu Oshino hadir sebagai pengamat yang dingin, memberikan peringatan akan bahaya besar yang mengintai. Hubungan antara Araragi dan Hanekawa pun diuji, mengungkap rahasia kelam di balik senyum ramah yang selama ini menyembunyikan luka hati yang mendalam.
Konfrontasi tak terelakkan pun tiba ketika kepribadian Hanekawa terpecah dan melepaskan nafsu destruktif yang mengerikan. Araragi harus mencari cara untuk menyelamatkan temannya sebelum gadis itu kehilangan jati diri sepenuhnya dalam pusaran kutukan kucing.