Dunia komedi supranatural yang kacau dimulai saat keseimbangan energi nasib terganggu oleh seorang gadis SMA sempurna bernama Ichiko Sakura. Kecantikan dan keberuntungan yang ia miliki ternyata adalah hasil curian energi dari orang-orang di sekitarnya.
Ketidakseimbangan energi ini memicu kemunculan Momiji, dewi kemiskinan yang ditugaskan untuk mengambil kembali keberuntungan Ichiko. Pertarungan kocak di antara mereka pun tak terhindarkan demi mengembalikan takdir yang seharusnya bagi manusia biasa.
Meski awalnya saling benci, hubungan mereka berkembang menjadi rivalitas unik yang penuh dengan adu mulut serta aksi konyol. Momiji harus berusaha keras menghadapi ego Ichiko yang tinggi, sementara Ichiko perlahan belajar arti kehidupan di luar kemewahan.
Kehadiran berbagai karakter pendukung yang eksentrik, seperti Keita Tsuwabuki, semakin meramaikan hari-hari Ichiko yang penuh kekacauan. Setiap karakter memiliki peran penting dalam menggoyahkan dinding pertahanan emosional sang primadona sekolah ini.
Perseteruan sengit ini akhirnya membongkar rahasia di balik nasib buruk dan keberuntungan yang selama ini ia nikmati. Sanggupkah mereka mengakhiri konflik takdir ini sebelum semuanya hancur, atau justru terjebak dalam perang abadi yang sangat memalukan?
Keseruan berlanjut di SMP Nanamori saat Klub Hiburan kembali dengan tingkah konyol mereka. Genre komedi kehidupan sekolah ini terus menyajikan tawa melalui keseharian santai para gadis yang menghabiskan waktu luang dengan penuh canda tawa dan drama ringan yang sangat menghibur di setiap sudut sekolah.
Akari Akaza yang malang masih terus berjuang mencari perhatian karena kehadirannya sering dianggap tidak kasatmata oleh teman-temannya. Meski ia adalah tokoh utama, energinya justru sering kalah saing dengan kepribadian teman-temannya yang dominan dalam segala situasi.
Kyoko Toshino tetap menjadi pemicu kekacauan dengan obsesinya terhadap manga dan rasa sayangnya yang berlebihan pada Yui Funami. Sementara itu, Yui berusaha tetap tenang menghadapi energi Kyoko, menjaga dinamika kelompok agar tidak benar-benar hancur.
Di sisi lain, Chinatsu Yoshikawa terus berusaha memikat perhatian Yui dengan cara yang cukup agresif namun menggemaskan. Persaingan kasih sayang ini sering kali menciptakan gesekan komedi yang memicu kesalahpahaman lucu di antara anggota klub yang sangat ceria.
Ketegangan antara Klub Hiburan dan OSIS yang dipimpin Ayano Sugiura menambah bumbu intrik tersendiri. Konflik kecil dan perasaan terpendam yang mulai tumbuh menjadi inti dari petualangan manis yang membuktikan bahwa persahabatan adalah harta paling berharga.
Dunia telah berubah drastis setelah populasi manusia menyusut tajam akibat kemerosotan peradaban. Kini, umat manusia hidup dalam damai yang rapuh di tengah ekosistem baru yang didominasi oleh makhluk mungil berpenampilan peri yang punya teknologi super canggih.
Seorang mediator bernama Watashi ditugaskan untuk menjembatani hubungan antara manusia yang tersisa dengan para peri eksentrik tersebut. Pekerjaan ini tidak semudah membalik telapak tangan karena sang gadis harus menghadapi tingkah laku peri yang tak terduga.
Sifat Kakek yang merupakan peneliti sekaligus kakek dari sang mediator sering kali menambah kekacauan. Hubungan mereka yang unik di lingkungan yang surealis ini mempertegas betapa absurdnya kehidupan di tengah transisi zaman yang penuh dengan ironi dan komedi.
Konflik muncul ketika eksperimen peri sering kali lepas kendali dan menyebabkan fenomena aneh yang tidak masuk akal. Mediator harus memutar otak agar kekacauan tersebut tidak menghancurkan sisa-sisa peradaban manusia yang sedang berusaha bertahan hidup di bumi.
Dibalik kelucuan visualnya, tersimpan satir tajam mengenai kemajuan teknologi dan sifat manusia yang serakah. Apakah sang mediator mampu mempertahankan keseimbangan di dunia yang perlahan memudar ini? Sebuah petualangan filosofis yang penuh dengan warna dan keajaiban.