Kehidupan sekolah seringkali penuh dengan masalah sepele hingga yang serius. Di SMA Kaimei, terdapat sebuah klub unik bernama SKET-dan yang siap membantu murid lain. Misi mereka sederhana, yaitu menuntaskan segala kesulitan demi membuat senyum kembali merekah.
Pemimpin kelompok ini adalah Yusuke Fujisaki, seorang pemuda berambut pirang yang cerdas namun sering disalahpahami. Dia memiliki kemampuan khusus yaitu mode konsentrasi tinggi yang membantunya memecahkan teka-teki rumit di sekitar lingkungan sekolah.
Dia ditemani oleh Hime Onizuka, gadis tangguh dengan tongkat hoki yang selalu siap menghajar siapa pun pengganggu kedamaian. Kekuatan fisiknya yang luar biasa menjadi penyeimbang bagi otak encer sang ketua saat menghadapi situasi yang mendesak dan berbahaya.
Trio ini dilengkapi oleh Kazuyoshi Usui, seorang peretas jenius yang jarang bicara dan lebih suka berkomunikasi lewat suara sintetis komputernya. Kehadirannya memberikan sentuhan teknologi canggih yang sangat krusial dalam setiap misi penyelidikan mereka yang unik.
Ketiganya sering terlibat dalam kekacauan konyol sekaligus mengharukan yang menguji persahabatan mereka. Melalui berbagai insiden lucu dan menyentuh, mereka belajar bahwa pertolongan kecil bisa sangat berarti bagi seseorang yang sedang berjuang mencari jati diri.
Zaman Sengoku bukan cuma soal pedang dan darah, tapi juga tentang estetika yang mematikan. Di balik ambisi para jenderal besar untuk menyatukan Jepang, terdapat dunia rahasia teh dan seni yang justru menjadi medan pertempuran para pria yang sangat ambisius.
Furuta Sasuke terjebak di tengah dilema berat antara kesetiaan kepada tuannya dan hasrat gilanya terhadap benda-benda seni. Dia adalah seorang samurai yang lebih memilih keindahan cangkir teh daripada sekadar kekuasaan politik yang membosankan.
Hubungan intens terjadi saat dia melayani sang penguasa bengis Oda Nobunaga. Di bawah bayang-bayang sang tiran, Sasuke mencoba menyeimbangkan jiwanya yang artistik dengan brutalnya tuntutan perang yang memaksa setiap orang menjadi monster haus darah.
Konflik batin makin meruncing saat dia berinteraksi dengan Sen no Rikyu, sang maestro teh yang memiliki pandangan hidup berbeda. Persaingan filosofis mereka menciptakan ketegangan yang lebih tajam daripada sabetan katana di tengah hiruk-pikuk sejarah.
Keindahan benda antik menjadi simbol status sekaligus cara bertahan hidup di era yang kacau. Apakah obsesi terhadap kesempurnaan seni mampu membawa kedamaian bagi seorang prajurit, atau justru menjadi jalan pintas menuju kehancuran yang sangat nyata?
Sebuah narasi fiksi ilmiah tentang perjalanan waktu yang memacu adrenalin dimulai saat konspirasi besar mengancam tatanan dunia. Berbalut misteri thriller yang kelam, eksperimen berbahaya mengubah garis waktu dan menciptakan konsekuensi fatal bagi mereka yang terlibat.
Okabe Rintarou, ilmuwan gila yang eksentrik, tidak sengaja menemukan cara mengirim pesan ke masa lalu melalui ponsel. Bersama rekannya, ia terjebak dalam pusaran kekacauan ruang-waktu yang mulai merobek realitas dan menguji kewarasan mentalnya sendiri.
Makise Kurisu, seorang jenius muda yang skeptis, menjadi sekutu vital dalam memecahkan teka-teki rumit ini. Ketegangan muncul saat mereka berhadapan dengan organisasi rahasia SERN, sementara hubungan keduanya berkembang dari rivalitas menjadi ikatan emosional.
Shiina Mayuri, teman masa kecil yang ceria, mendapati dirinya berada dalam bahaya yang tidak ia sadari. Okabe berjuang keras melindungi orang terdekatnya di tengah ancaman masa depan yang hancur, menghadapi dilema moral berat yang meruntuhkan prinsip hidupnya.
Konflik memuncak saat takdir mulai bermain kejam dengan nyawa manusia sebagai taruhannya. Setiap langkah yang diambil untuk memperbaiki kesalahan justru memperburuk keadaan, menggali tema tentang obsesi manusia yang ingin menantang waktu demi menyelamatkan dunia.
Dunia perjudian bawah tanah kembali memanggil dalam kisah thriller psikologis yang brutal ini. Setelah tragedi sebelumnya, hidup penuh utang menjadi neraka nyata bagi mereka yang kalah. Kini, pertaruhan nyawa kembali dimulai di balik tembok penjara.
Kaiji Itou terjerumus ke dalam kerja paksa yang tak berujung setelah gagal melunasi utangnya. Mentalnya diuji saat harus bertahan hidup di tengah kerasnya kamp kerja paksa milik korporasi Teiai, tempat harapan seringkali terkubur oleh putus asa.
Di sana, ia bertemu dengan Kotarou Sakazaki, pria paruh baya yang punya nasib serupa. Keduanya menjalin aliansi tak terduga, mencoba merancang rencana pelarian atau setidaknya mengakali sistem yang korup untuk meraih kembali sedikit kebebasan mereka.
Konflik memuncak saat mereka menghadapi Yukio Tonegawa sang antagonis dingin yang selalu selangkah lebih maju. Permainan pikiran pun berlanjut, di mana setiap langkah salah berarti kehancuran total bagi mereka yang mencoba melawan dominasi para penguasa uang.
Keberuntungan adalah ilusi, dan ketajaman otak adalah satu-satunya senjata yang tersisa. Apakah mereka bisa menaklukkan mesin judi yang dirancang untuk merampas segalanya, ataukah mereka akan terjebak selamanya dalam siklus keserakahan yang sangat mematikan ini?