Musim panas yang tenang membawa perubahan besar bagi remaja yang sedang mencari jati diri. Kisah slice-of-life nan hangat ini mengeksplorasi gejolak emosi saat mimpi masa depan mulai terasa nyata. Harapan dan keraguan pun bersinggungan di perpustakaan sekolah.
Shizuku Tsukishima adalah siswi kutu buku yang penuh imajinasi. Ia sering menghabiskan waktu dengan membaca, namun merasa hampa karena belum menemukan bakat aslinya. Suatu hari, ia menyadari kartu perpustakaannya selalu memiliki nama orang yang sama.
Sosok misterius itu adalah Seiji Amasawa, seorang pemuda keras kepala yang punya ambisi besar menjadi pembuat biola profesional. Pertemuan mereka yang tidak sengaja memicu percikan kebencian, namun perlahan berubah menjadi rasa ingin tahu yang dalam.
Keduanya mulai terikat oleh dorongan untuk mengejar impian masing-masing. Shizuku terinspirasi melihat tekad Seiji, lalu ia pun nekat mencoba menulis sebuah novel. Namun, tantangan berat dan rasa takut gagal mulai menghantui benak mereka yang sedang tumbuh.
Dunia imajinasi Shizuku perlahan melebur dengan kenyataan pahit yang harus dihadapi. Apakah mereka mampu mempertahankan tekad di tengah tekanan dewasa? Inilah sebuah kisah tentang keberanian, cinta pertama, dan perjuangan untuk menemukan suara hati sendiri.