Ketika kesialan menjadi teman sehari-hari, mampukah perhatian tulus seorang gadis mengubah takdir sang pemuda? Ikuti kisah manis tentang perjuangan, tawa, dan benih cinta yang tumbuh di tengah rentetan musibah yang tak kunjung usai.
Sinopsis
Hidup ini seharusnya tenang, namun bagi seorang siswa SMA, kesialan adalah sahabat karib yang enggan pergi. Genre komedi romantis ini membawa penonton ke dalam dinamika sekolah yang penuh tawa sekaligus getir, saat takdir membawa dua orang dengan dunia yang jauh berbeda untuk saling bertemu di koridor kelas yang tampak biasa saja.
Sosok Yano-kun adalah magnet bagi musibah. Setiap langkahnya selalu diikuti oleh kejadian ganjil yang menyakitkan, membuatnya menjadi penyendiri yang harus ekstra waspada setiap detik. Ia hidup dalam bayang-bayang kesialan abadi yang menghambat impiannya untuk sekadar merasakan hari-hari sekolah yang damai seperti teman sebayanya.
Di sisi lain, muncul Yoshida-san, seorang siswi yang punya rasa penasaran tinggi dan hati yang cukup besar. Ia mulai memperhatikan pemuda itu bukan karena iba, melainkan karena tertarik dengan perjuangan gigih yang dilakukan cowok tersebut untuk tetap berdiri tegak di tengah rentetan bencana yang selalu mengincar nyawanya setiap waktu.
Hubungan mereka berkembang lewat interaksi canggung namun manis, di mana perhatian sang gadis perlahan menjadi pelindung bagi si cowok malang. Kehadiran sosok penyabar ini membawa warna baru, mengubah trauma kesialan menjadi momen berharga yang tak terduga, sekaligus memicu percikan perasaan yang sulit untuk dipendam lebih lama lagi oleh keduanya.
Ketegangan memuncak saat kesialan tersebut mulai mengancam momen-momen penting di sekolah, memaksa mereka bekerja sama demi satu tujuan sederhana. Tema tentang keberanian menghadapi nasib buruk dan kekuatan ikatan emosional menjadi inti utama yang membuat penonton terjebak dalam dilema antara tawa dan rasa haru yang mendalam hingga akhir.