Kalau kamu lihat di layar kaca, Tamon Fukuhara itu definisi cowok sempurna. Sebagai center dari grup idol F/ACE, dia punya aura yang karismatik banget dan bikin fans histeris. Banyak orang yang menganggapnya sebagai sosok 'dewa' yang penuh pesona dan selalu terlihat keren di setiap kesempatan, pokoknya tipe idol yang diidamkan semua orang deh.
Tapi nih, kenyataan aslinya jauh banget dari ekspektasi publik. Saat lagi nggak sorot kamera, Tamon berubah jadi sosok yang super minder, pesimis, dan bawaannya negatif terus. Dia sering banget ngerasa nggak layak jadi idol dan ngerasa dirinya tuh nggak punya bakat apa-apa, jauh banget dari citra glamor yang selama ini dia bangun buat para fansnya.
Kehidupan gandanya ini mulai terungkap saat dia ketemu sama Utage, seorang siswi SMA yang jadi penggemar beratnya. Lucunya, justru Utage lah yang perlahan-lahan membantu Tamon buat nerima dirinya sendiri apa adanya. Hubungan mereka jadi makin unik karena di balik layar, Tamon sering curhat dan nunjukin sisi aslinya yang suram, sementara Utage dengan semangat terus kasih dukungan biar Tamon tetap percaya diri.
Sinopsis
ORI IN GAME