Kalau kamu nonton Lev Haiba, hal pertama yang pasti bikin kaget adalah badannya yang tinggi banget kayak tiang listrik. Meskipun dia punya keunggulan fisik yang luar biasa buat jadi middle blocker di tim Nekoma, awalnya dia tuh cupu banget soal teknik dasar voli. Bayangin aja, dia sering banget gagal nerima bola dan belum ngerti ritme permainan tim yang mengutamakan pertahanan solid.
Untungnya, Lev Haiba punya semangat yang nggak ada habisnya. Dia sering banget adu argumen sama Kenma Kozume karena si setter ini capek ngeladenin tingkahnya yang sok tahu. Tapi, berkat latihan keras dan bimbingan dari kapten Tetsuro Kuroo, perlahan-lahan dia mulai belajar bahwa voli itu bukan cuma soal smash keras atau nge-block, tapi soal kerja sama tim yang kompak.
Di seri Land vs. Air, kita bisa lihat gimana perkembangan Lev Haiba mulai kelihatan nyata. Dia yang tadinya cuma modal tinggi doang, pelan-pelan mulai paham caranya sinkronisasi sama teman-temannya. Walaupun masih sering bikin ulah dan bikin orang geregetan, potensinya buat jadi ace yang menakutkan di masa depan itu emang nggak bisa dipandang sebelah mata.