Awalnya, Yatora Yaguchi ini tipe cowok yang hidupnya 'gitu-gitu aja' tapi serba bisa. Dia populer di sekolah, punya banyak teman, dan nilai akademisnya selalu oke. Meski terlihat punya segalanya, dia sebenarnya ngerasa hampa dan kayak cuma ikut arus ekspektasi orang lain aja sampai akhirnya dia nggak sengaja ngelihat lukisan indah di klub seni yang bikin dia langsung jatuh cinta sama dunia kanvas.
Perjalanan dia nggak gampang sama sekali. Dari yang tadinya cuma hobi, Yatora nekat mau masuk Universitas Seni Tokyo yang saingannya gila-gilaan. Di sini dia ketemu sama Ryuji Ayukawa, teman yang punya perspektif unik dan bikin dia makin sadar kalau seni itu bukan cuma soal teknik, tapi juga tentang cara jujur sama diri sendiri di tengah kerasnya kompetisi.
Setelah jungkir balik belajar teknik dasar sampai begadang tiap hari, Yatora akhirnya nemuin jati dirinya lewat karya-karyanya. Dia bukan lagi cowok yang cuma cari aman, tapi jadi pribadi yang berani ngungkapin emosi dan trauma lewat warna. Perjalanannya ini bener-bener jadi bukti kalau nggak ada kata terlambat buat ngejar passion, walaupun harus mulai dari nol banget.