Di film ketiga ini, Sesshoumaru tampil makin keren dan misterius. Dia lagi sibuk banget ngurusin ambisinya sendiri pas pedang terkutuk milik mendiang ayahnya, Inu no Taisho, yaitu Sou'unga, bangkit lagi. Bukannya takut, dia malah nantangin pedang itu karena merasa cuma dia yang pantas buat ngelanjutin warisan kekuatan ayahnya, meskipun dia sendiri nggak terlalu peduli sama urusan manusia.
Perjalanannya makin seru pas dia harus ketemu sama adiknya, Inuyasha, yang juga lagi berurusan dengan Sou'unga. Walaupun kelihatan dingin dan sering banget jaga jarak, di sini kita bisa lihat sisi Sesshoumaru yang tetap menjunjung tinggi harga diri sebagai keturunan siluman anjing murni. Dia nggak sudi pedang ayahnya dipakai buat hal-hal yang ngerusak kehormatan keluarga besarnya.
Puncaknya, dia nunjukin kalau kekuatannya itu bukan cuma soal senjata, tapi soal jati diri. Lewat pertarungan epik, Sesshoumaru membuktikan kalau dia nggak butuh bantuan siapa-siapa buat jadi yang terkuat. Pokoknya, karisma dia sebagai kakak yang jutek tapi berwibawa di film ini bener-bener bikin penonton makin ngefans sama dia.
Sinopsis