Awalnya, Eiichirou Maruo itu tipe siswa yang hidupnya cuma buat belajar doang dan catatannya rapi banget kayak kamus berjalan. Tapi, hidupnya berubah total pas dia iseng gabung ke klub tenis STC gara-gara mau nambah aktivitas fisik. Siapa sangka, cowok yang akrab disapa E-chan ini malah nemu passion terpendamnya dan mutusin buat serius ngejar karier di dunia tenis profesional.
Kelebihan utama Eiichirou Maruo itu bukan di bakat alam, melainkan di cara dia belajar. Dia pakai pendekatan analitis dan rajin banget nyatet setiap detail gerakan lawan di buku catatannya. Kebiasaan 'nulis' ini jadi senjata rahasia dia buat ngebaca strategi lawan, meskipun lawannya jauh lebih berpengalaman atau punya fisik yang lebih oke daripada dia.
Memasuki season kedua, perjalanan Eiichirou Maruo jadi makin seru dan menantang karena dia mulai terjun ke turnamen yang lebih kompetitif. Dibantu oleh dukungan dari Natsu Takasaki yang selalu jadi penyemangat, dia terus memoles tekniknya dan belajar kalau tenis bukan cuma soal kekuatan, tapi soal strategi dan mental yang kuat buat menghadapi tekanan di lapangan.