Kalau kamu pertama kali ketemu Kotomi Ichinose, pasti bakal langsung ngerasa kalau dia ini tipe cewek yang super jenius. Dia itu langganan masuk sepuluh besar peringkat nasional dan hobinya hampir selalu di perpustakaan sekolah buat baca buku-buku berat sendirian. Saking fokusnya sama buku, dia sering banget kelihatan bingung atau 'lemot' kalau diajak ngobrol santai sama orang lain di sekitarnya.
Tapi jangan salah, di balik sikap pendiamnya itu, dia punya masa lalu yang cukup tragis soal orang tuanya. Kehidupannya mulai berubah drastis setelah dia ketemu sama Tomoya Okazaki, teman masa kecil yang sempat dia lupain. Tomoya bareng teman-teman lainnya pelan-pelan ngebuka cangkang diri Kotomi, sampai akhirnya dia bisa ngerasain lagi hangatnya persahabatan dan punya keberanian buat bersosialisasi di luar dunia buku.
Perjalanan hidup Kotomi emang emosional banget, apalagi pas dia mulai belajar main biola meskipun suaranya awal-awal bikin kuping sakit. Tapi berkat dukungan teman-temannya, dia berhasil jadi pribadi yang jauh lebih terbuka dan ceria. Dia adalah bukti nyata kalau dikelilingi orang-orang yang tulus peduli, luka masa lalu yang dalam sekalipun bisa pelan-pelan sembuh.