Kalau ditanya siapa cowok yang pikirannya cuma arcade game melulu, jawabannya pasti Haruo Yaguchi. Di tahun 90-an, dia ini bukan murid yang menonjol di sekolah, tapi kalau sudah duduk di depan mesin ding-dong, skill-nya nggak main-main. Baginya, game itu segalanya dan dia punya ambisi besar buat jadi pemain paling jago, bahkan sampai rela menghabiskan uang jajan cuma buat menang lawan siapa pun di tempat game.
Hidupnya yang tenang sebagai gamer cupu berubah total pas dia ketemu sama Akira Ono, si cewek kaya nan cantik yang ternyata jago banget main game. Awalnya, Haruo kesel banget karena selalu kalah sama dia, tapi dari sana lah benih-benih perasaan aneh muncul. Hubungan mereka lucu banget, soalnya Akira Ono sendiri nggak bisa ngomong, jadi komunikasi mereka ya cuma lewat adu skill di game Street Fighter II.
Seiring berjalannya waktu, Haruo tumbuh dewasa dan mulai sadar kalau dunia itu nggak cuma soal menang atau kalah di game saja. Dia mulai belajar soal komitmen dan menghadapi kenyataan hidup, termasuk perasaannya sendiri. Meski tetap jadi gamer garis keras, perjalanan Haruo bareng Akira Ono jadi bukti kalau game bisa jadi bahasa cinta yang paling tulus meski tanpa sepatah kata pun.
Sinopsis