Kalau kamu pertama kali ketemu Mio Nishizono, pasti kamu bakal mikir dia itu anak yang super pendiam dan selalu asik sendiri sama dunianya di pojokan sekolah sambil pegang buku. Dia itu tipe yang jarang banget bicara, suaranya pelan, dan lebih suka menghabiskan waktu di bawah naungan payung parasolnya karena dia punya kondisi kesehatan yang bikin dia nggak bisa kena terik matahari langsung. Kesannya sih misterius banget, kayak ada rahasia besar yang dia simpan rapat-rapat sendirian.
Tapi, sebenarnya di balik sikapnya yang kalem itu, dia punya sisi yang seru dan sedikit jenaka, terutama saat dia mulai akrab sama Riki Naoe dan anggota Little Busters lainnya. Hubungannya sama teman-temannya di klub ini benar-benar ngebantu dia buat keluar dari cangkangnya. Bahkan, ada momen-momen lucu dan unik di mana sifat aslinya mulai kelihatan, yang bikin siapa pun yang nonton ceritanya jadi makin sayang sama karakter dia.
Cerita Mio ini sebenarnya cukup emosional karena ada konflik soal identitas dan keberadaannya yang bikin sesak napas. Perjalanannya mencari jati diri dan menghadapi 'bayangan' masa lalunya itu jadi salah satu bagian paling berkesan di animenya. Lewat dukungan teman-temannya, dia akhirnya belajar buat menerima diri sendiri dan berani buat nunjukin sisi jujur dari hatinya yang selama ini tersembunyi rapat di balik buku-buku yang dia baca.
Sinopsis