Jadi, Daigo Shigeno ini awalnya hidup di bawah bayang-bayang ayahnya yang super jenius, yaitu Goro Shigeno. Karena ayahnya mantan pemain pro, ekspektasi orang-orang ke dia tuh gila banget, sampai-sampai Daigo sempat ngerasa minder dan hampir mutusin buat berhenti main bisbol karena ngerasa nggak punya bakat alami kayak ayahnya.
Titik baliknya dimulai pas dia ketemu sama Hikaru Sato. Pertemuan mereka ini beneran ngerubah hidup Daigo. Dia yang tadinya nggak pede, perlahan mulai nemuin motivasi baru dan akhirnya mutusin buat jadi seorang catcher, posisi yang nggak gampang tapi emang cocok banget buat dia yang punya analisa tajam.
Seiring berjalannya waktu, Daigo tumbuh jadi pemimpin tim yang bisa diandalkan. Dia sadar kalau dia nggak perlu jadi 'kloningan' ayahnya. Lewat kerja keras dan pantang menyerah, Daigo ngebuktiin kalau dia punya gaya main sendiri yang bikin rekan-rekan setimnya, termasuk Mutsuko Sakura, makin percaya sama kemampuannya di atas lapangan.