Jadi, si The Count of Monte Cristo ini aslinya punya masa lalu yang kelam banget. Dulunya dia pria baik hati bernama Edmond Dantès, tapi karena dijebak sama orang-orang yang iri, dia malah dibuang ke penjara bawah tanah yang suram. Di sana, dia mengalami penderitaan yang nggak main-main sampai akhirnya dia berubah jadi sosok dingin yang cuma punya satu tujuan hidup: balas dendam.
Setelah berhasil kabur dan nemuin harta karun tersembunyi, dia muncul kembali di masyarakat kelas atas Paris dengan identitas baru sebagai bangsawan kaya raya. Dia pun mulai melancarkan rencana jahatnya buat menghancurkan hidup para pengkhianatnya, yaitu Fernand de Morcerf, Danglars, dan Villefort. Cara mainnya dia tuh halus banget, bikin musuh-musuhnya ngerasa aman dulu sebelum akhirnya jatuh ke jurang kehancuran yang dia buat sendiri.
Yang bikin menarik, meski dia kelihatannya nggak punya hati, The Count of Monte Cristo sebenarnya masih punya sisi manusiawi, terutama pas dia kenal sama Albert de Morcerf. Dia kayak terjebak di antara rasa benci yang mendalam dan kerinduan akan ketenangan hidup. Akhirnya, perjalanan balas dendam ini nggak cuma ngancurin musuhnya, tapi juga ninggalin bekas luka yang dalam di jiwanya sendiri.
Sinopsis
ORI IN GAME