Kenalin nih Roberta, cewek yang kalau dilihat sekilas cuma pembantu rumah tangga biasa yang kalem dan sopan banget. Tapi jangan salah sangka, di balik seragam pelayannya itu, dia sebenarnya mantan pembunuh bayaran paling mematikan yang pernah kerja buat kartel narkoba di Kolombia. Julukannya aja 'Bloodhound of Florencia', jadi sudah jelas kalau dia bukan orang yang bisa diajak bercanda pas lagi mode tempur.
Di seri Roberta's Blood Trail, hidupnya yang tenang hancur gara-gara kematian majikannya. Dia pun akhirnya balik lagi ke kota kriminal Roanapur buat menuntaskan dendam kesumatnya. Di sini, dia berubah jadi mesin pembunuh tanpa ampun yang bikin kacau seluruh kota. Bahkan Revy sama Rock pun sampai kewalahan dan harus putar otak buat menghadapi amukan Roberta yang udah gelap mata.
Biarpun dia sadis banget pas lagi beraksi, sebenarnya ada sisi manusiawi yang masih tersisa di dalam dirinya. Konflik batin yang dia alami antara tugas balas dendam dan nurani pribadinya itu yang bikin cerita dia jadi makin intens dan dramatis. Intinya sih, Roberta ini adalah perpaduan antara sosok pelayan yang setia sekaligus malaikat maut yang bikin siapa pun merinding kalau lihat dia angkat senjata.