Kenalin nih, Ein. Dia ini pembunuh bayaran paling mematikan di organisasinya yang namanya Inferno. Awalnya, dia cuma cewek misterius yang nggak punya ingatan sama sekali soal masa lalunya, makanya dia kayak boneka yang cuma bisa nurut perintah buat ngehabisin target tanpa perasaan sedikitpun.
Hidupnya mulai berubah pas dia ketemu sama Zwei, cowok yang dia latih sendiri jadi pembunuh. Seiring berjalannya waktu, hubungan mereka jadi makin rumit. Ein yang tadinya dingin banget mulai ngerasain emosi manusia normal gara-gara interaksinya sama Zwei, yang bikin dia jadi sering galau antara tugas dan keinginan buat hidup tenang.
Perjalanan hidup Ein emang tragis banget sih, penuh dengan intrik mafia yang gelap. Dia terus berjuang nyari jati dirinya di tengah gempuran musuh yang pengen ngancurin hidupnya. Pokoknya, kisah dia itu tipe yang bikin nyesek sekaligus bikin kita mikir soal arti dari sebuah kebebasan hidup.