Kalau bahas Fuwa Aika, dia itu sosok yang bener-bener jadi pusat semesta di cerita ini, meskipun dia udah meninggal duluan sebelum ceritanya mulai. Aika ini adik angkatnya Fuwa Mahiro yang sifatnya bisa dibilang 'ngerepotin' tapi bikin kangen. Dia punya otak yang encer banget dan sering banget ngutip kutipan dari karya Shakespeare, makanya dia kerasa beda dan misterius banget dibanding anak seumurannya.
Hubungan dia sama Takigawa Yoshino juga bikin baper sekaligus bingung, karena ternyata mereka pacaran diam-diam tanpa sepengetahuan Mahiro. Aika itu tipe cewek yang pegang kendali dan tahu banget gimana cara mainin perasaan orang di sekitarnya. Dia nggak cuma sekadar cewek manis, tapi punya pengaruh yang gede banget sampai-sampai kematiannya bikin Mahiro dan Yoshino terlibat dalam kekacauan dunia yang nggak masuk akal.
Singkatnya, Aika itu ibarat teka-teki yang nggak kelar-kelar buat penonton. Meski sosoknya sering muncul lewat *flashback*, tiap kemunculannya selalu kasih petunjuk baru yang bikin kita makin sadar betapa kompleksnya kepribadian dia. Dia adalah penggerak utama kenapa semua drama ini terjadi, dan jujur aja, dia adalah karakter yang paling berkesan karena keberadaannya tetep terasa dominan bahkan saat dia udah nggak ada di dunia.
Sinopsis