Kalau lo ngomongin soal Nero Vanetti, dia itu sosok pewaris keluarga mafia Vanetti yang sebenernya punya sisi manusiawi banget. Meskipun dia hidup di tengah kerasnya dunia kriminal di era pelarangan alkohol, dia bukan tipe mafia yang asal bunuh tanpa alasan. Dia sangat loyal sama keluarganya dan berusaha sebisa mungkin buat jagain adik-adiknya, meskipun keadaan sering banget bikin dia terjepit keputusan yang susah banget buat diambil.
Hidupnya mulai berantakan pas dia ketemu sama Angelo Lagusa, cowok misterius yang punya niat tersembunyi. Nero nggak pernah nyangka kalau orang yang dia anggap sahabat dan partner bisnisnya itu sebenernya lagi menyusun rencana balas dendam buat ngancurin seluruh klan Vanetti. Momen-momen perjalanan mereka berdua bener-bener bikin emosi, apalagi pas Nero mulai sadar kalau dia pelan-pelan dikhianati sama orang yang dia percaya selama ini.
Ending ceritanya pun nyesek banget, ngeliat Nero yang harus nanggung beban sendirian setelah semua kekacauan yang terjadi. Dia bukan tokoh jahat murni, tapi juga bukan pahlawan; dia cuma orang yang kejebak sama takdir keluarganya. Buat gue, karakternya tuh tragis banget karena dia dipaksa tumbuh dewasa dengan cara yang paling brutal, kehilangan orang-orang yang dia sayang cuma karena sebuah dendam lama yang sebenernya bukan salah dia sepenuhnya.
Sinopsis