Dunia penuh kehancuran pasca perang menjadi latar utama seri mecha militer yang kelam ini. Di tengah puing-puing pertempuran, mesin tempur canggih yang disebut Votoms menjadi alat penghancur paling mematikan bagi tentara yang haus akan kemenangan tanpa akhir.
Seorang pilot muda bernama Chirico Cuvie terbuang ke dalam pusaran konspirasi gelap setelah sebuah misi rahasia yang gagal total. Ia kini diburu oleh mantan sekutunya sendiri, menjadikannya buronan yang harus bertahan hidup di medan perang brutal.
Pertemuan tak terduga dengan Fyana, seorang wanita misterius dengan kemampuan luar biasa, mengubah arah hidupnya secara drastis. Hubungan mereka tumbuh di tengah kekacauan, memicu pertikaian batin dan bahaya yang mengancam eksistensi kemanusiaan mereka.
Konflik memuncak saat Gotho dan rekan-rekannya terjebak dalam arus politik korup yang melibatkan petinggi militer rakus. Mereka berusaha mencari kebenaran di balik asal-usul sang protagonis yang penuh teka-teki, sebuah rahasia yang mengguncang galaksi.
Intrik pengkhianatan dan kebrutalan perang menuntut setiap karakter untuk membuat pilihan sulit demi mempertahankan nurani. Apakah mereka bisa melarikan diri dari takdir yang ditentukan oleh pihak berkuasa, atau justru hancur dalam mesin perang yang kejam ini?
Dunia pasca-perang yang kelam kembali memanggil bayang-bayang masa lalu bagi mereka yang pernah terlibat dalam konflik brutal. Di tengah reruntuhan, sisa-sisa pasukan elit yang ditakuti mulai bergerak, menciptakan ketegangan baru di medan perang yang sepi.
Chirico Cuvie, seorang veteran yang ingin melupakan trauma masa lalunya, tiba-tiba harus menghadapi kenyataan pahit. Ia diburu oleh rekan-rekan lamanya yang menyimpan dendam mendalam, memaksanya kembali masuk ke dalam kokpit mesin perang yang mematikan.
Pertemuan dengan Paladinn membawa nuansa intrik yang lebih tajam, di mana loyalitas diuji oleh ambisi kejam. Mereka terikat dalam benang kusut pengkhianatan masa lalu, saat setiap langkah menjadi taruhan hidup dan mati di bawah bayang-bayang musuh.
Sikap dingin Baiman dan Murren yang manipulatif menambah tekanan bagi misi yang dijalankan sang protagonis. Mereka adalah cerminan dari organisasi Red Shoulder yang keji, sosok yang membuat siapapun akan bergidik ngeri saat mendengar nama unit mereka.
Pertarungan mecha yang intens menyatu dengan drama psikologis yang menyesakkan dada. Saat kebenaran di balik operasi rahasia mulai terkuak, ia harus menentukan apakah ia tetap menjadi alat perang atau berjuang untuk mencari kebebasan dari masa lalu kelam.
Dunia pasca perang yang hancur menjadi panggung bagi kisah militer penuh intrik ini. Di tengah puing-puing sisa pertempuran, teknologi mecha yang mematikan tetap menjadi ancaman nyata bagi mereka yang mencoba bertahan hidup dalam kekacauan politik yang mencekam.
Chirico Cuvie kembali terseret ke dalam pusaran konspirasi gelap yang melibatkan rahasia masa lalu. Sebagai mantan pilot elite, ia kini harus menanggung beban masa lalunya sambil menghadapi organisasi misterius yang sangat menginginkan kemampuan tempurnya.
Hubungan antara Fyana dan sang protagonis menjadi jangkar emosional yang rapuh. Mereka terikat oleh takdir tragis, berusaha mencari tempat perlindungan di tengah dunia yang terus memburu mereka sebagai aset berharga demi kepentingan kekuasaan militer.
Munculnya sosok Vanilla Vartler memberikan dinamika unik dalam kelompok pelarian ini. Kehadirannya membawa konflik batin dan pertanyaan moral yang mendalam, memaksa mereka menentukan apakah mereka adalah korban perang atau hanya pion dalam sebuah permainan besar.
Ketegangan memuncak saat mereka terjebak dalam jebakan mematikan di wilayah terisolasi. Dengan setiap keputusan yang diambil, nyawa mereka dipertaruhkan demi mencari kebenaran yang terkubur dalam sejarah, membuktikan bahwa masa lalu tidak akan pernah membiarkanmu tenang.