Satomi Amano itu awalnya digambarkan sebagai siswi SMA yang cukup tertutup dan lebih suka menjaga jarak dari teman-temannya. Dia merasa hidupnya biasa-biasa saja dan cenderung merasa kesepian karena sering merasa tidak nyambung dengan pergaulan di sekolahnya. Bisa dibilang, Satomi adalah sosok yang cukup skeptis dan punya tembok pelindung buat menjaga perasaannya sendiri.
Hidupnya yang tenang tiba-tiba berubah total waktu dia bertemu dengan Shion Ashimori, murid baru yang ternyata adalah AI eksperimental. Satomi jadi orang pertama yang tahu rahasia besar Shion, dan dari sinilah persahabatan unik mereka dimulai. Lewat Shion, Satomi belajar gimana caranya buat lebih terbuka dan berani mengekspresikan apa yang ada di hatinya, sesuatu yang selama ini dia pendam rapat-rapat.
Seiring berjalannya cerita, Satomi jadi sosok yang jauh lebih percaya diri dan punya ikatan kuat dengan lingkungan sekitarnya. Dia bukan lagi gadis pendiam yang cuma bisa melihat dari jauh, melainkan seseorang yang akhirnya berani memperjuangkan kebahagiaan dan tujuannya. Pokoknya, perkembangan karakter Satomi itu bener-bener manis banget buat diikuti sampai akhir cerita.