Kalau kamu kenal geng HOMRA, pasti nggak asing sama sosok Tatara Totsuka. Dia ini kayak 'nyawa' sekaligus penyeimbang di kelompok Raja Merah. Orangnya santai banget, murah senyum, dan punya pembawaan yang tenang, kontras banget sama anak-anak HOMRA yang lain yang biasanya pada meledak-ledak dan hobi tawuran.
Di mata Mikoto Suoh sang Raja, Tatara itu bukan cuma bawahan, tapi udah dianggap keluarga sendiri. Dia tipe orang yang bisa bikin suasana tegang jadi cair cuma lewat obrolan ringan atau petikan gitarnya. Makanya nggak heran kalau banyak banget anggota HOMRA yang sangat menghormati dan sayang sama dia, karena dia emang tulus banget orangnya.
Sayangnya, hidup Tatara nggak bertahan lama karena dia harus pergi duluan meninggalkan sahabat-sahabatnya. Tapi, kenangan dan pesan yang dia tinggalkan justru jadi motivasi besar bagi Anna Kushina dan yang lainnya buat tetap bertahan. Meskipun dia udah nggak ada, keberadaan Tatara bakal selalu kerasa di setiap ikatan kuat yang dibangun sama geng HOMRA.
Sinopsis
Sinopsis
Sinopsis