Awalnya, Swindler cuma cewek kantoran biasa yang hidupnya lurus-lurus aja dan nggak sengaja terjebak di situasi kacau gara-gara salah paham. Gara-gara dia nggak bisa kasih liat koin seratus yen di mesin kasir, dia malah dituduh jadi kriminal kelas kakap oleh para Akudama. Dari situlah, dia terpaksa harus pura-pura jadi penipu demi bertahan hidup di tengah kerasnya kota Kansai yang penuh kekacauan.
Seiring berjalannya cerita, Swindler yang tadinya penakut dan sering gemeteran mulai berubah drastis jadi sosok yang berani banget. Dia bahkan sempat bekerja sama dengan kriminal lain kayak Courier untuk menjalankan misi-misi berbahaya. Meskipun cuma pura-pura jadi kriminal, dia punya prinsip kuat dan nurani yang bikin dia beda banget sama karakter lainnya yang memang berdarah dingin.
Puncak dari perjalanannya adalah pas dia memutuskan buat jadi pelindung bagi dua anak titipan yang dikejar-kejar pemerintah. Dia bener-bener nekat sampai akhirnya jadi simbol perlawanan yang disegani. Perjalanannya dari orang biasa yang terseret arus kriminalitas sampai jadi pahlawan bagi anak-anak itu bener-bener bikin kita salut sama perkembangan karakternya.