Kalau ngomongin soal Shun Kazami, kita pasti bakal ngebayangin cowok yang awalnya kelihatan kaku banget. Sebagai bagian dari unit elit Custos, dia ini punya kemampuan fisik di atas rata-rata dan selalu patuh sama perintah organisasi buat memburu para 'Attractors' atau mutan. Buat Shun saat itu, dunia cuma soal hitam dan putih, di mana mutan dianggap sebagai ancaman yang harus dibasmi demi keamanan manusia biasa.
Tapi, hidupnya berubah total pas dia ketemu sama Quon. Seiring berjalannya waktu, Shun mulai sadar kalau apa yang dia lakuin selama ini nggak sepenuhnya benar. Dia mulai ngerasa ragu sama misi Custos yang kejam, apalagi setelah melihat gimana sosok Quon berjuang melindungi teman-temannya dengan penuh kasih sayang. Momen ini jadi titik balik buat Shun buat mulai mempertanyakan nuraninya sendiri.
Akhirnya, Shun memutuskan buat keluar dari zona nyamannya dan berani buat memilih jalannya sendiri, meskipun itu artinya dia harus melawan organisasi tempatnya dibesarkan. Dia jadi sosok yang lebih dewasa dan terbuka pikirannya, nunjukin kalau seorang prajurit pun bisa punya hati. Perjalanan Shun di Towa no Quon ini bener-bener ngebuktiin kalau perubahan diri itu mungkin banget asal kita punya keberanian buat mengakui kebenaran.