Kalau lo lihat pertama kali, mungkin lo bakal langsung takut sama Kanji Tatsumi. Badannya gede, mukanya galak, dan dia punya reputasi sebagai berandalan yang hobi berantem. Padahal nih ya, di balik penampilan yang bikin ciut nyali itu, dia sebenarnya punya sisi yang jauh lebih lembut dan sensitif daripada yang kelihatan di permukaan.
Masalah utama yang bikin dia galau adalah rasa nggak percaya diri soal sisi dirinya yang 'feminin', kayak hobinya bikin boneka atau jahit baju. Dia sempat ngerasa malu banget dan berusaha nutupin itu semua dengan gaya 'cowok banget'. Tapi berkat bantuan Yu Narukami dan kawan-kawan di grup investigasi, dia pelan-pelan belajar buat nerima diri sendiri apa adanya.
Perjalanan dia di Persona 4 itu beneran bikin nyesek sekaligus inspiratif. Dia akhirnya sadar kalau maskulinitas itu bukan cuma soal jadi orang yang doyan berantem doang. Sekarang, dia jauh lebih santai dan nggak lagi ngerasa perlu buat pura-pura jadi orang lain cuma biar diterima sama lingkungan sekitar.