Kalau kamu nonton Fullmetal Alchemist: The Conqueror of Shamballa, pasti kenal sama Alfons Heiderich. Dia ini sosok pemuda cerdas yang hidup di dunia nyata?alias bukan dunia alkimia?tempat Edward Elric terjebak. Alfons digambarkan sebagai ilmuwan muda yang punya ketertarikan besar sama roket, dan dia jadi orang pertama yang ngebantu Ed beradaptasi di dunia yang asing itu.
Hubungan mereka berdua tuh seru banget, kayak bromance yang tulus. Meski Alfons sebenarnya punya kondisi kesehatan yang agak lemah, dia tetap semangat banget bantu Ed buat bikin mesin roket. Dia juga tipe orang yang setia kawan, bahkan rela ngasih dukungan penuh meskipun tahu kalau tujuan utama Ed adalah balik ke dunia asalnya, yang artinya mereka bakal pisah selamanya.
Sayangnya, hidup Alfons harus berakhir tragis di tengah kekacauan konflik yang melibatkan organisasi Thule Society. Dia gugur saat berusaha melindungi mimpinya dan teman-temannya. Bagi Ed, Alfons bukan cuma sekadar rekan kerja, tapi sosok sahabat yang wajahnya mirip banget sama adiknya, Alphonse Elric, yang bikin perpisahan mereka jadi makin berasa nyesek di hati.
Sinopsis