Kalau kamu nonton Ai no Wakakusa Monogatari, pasti kenal dong sama Elisabeth March atau yang akrab dipanggil Beth. Dia ini anak ketiga di keluarga March yang karakternya beda banget sama saudaranya yang lain. Kalau kakaknya, Meg March, Jo March, dan adiknya Amy March punya kepribadian yang cukup ekspresif, Beth justru tipe yang pendiam, pemalu, dan lebih suka main piano sendirian di rumah daripada harus bergaul di keramaian.
Meskipun pendiam, jangan salah sangka, Beth itu malaikatnya keluarga. Dia punya kepekaan yang tinggi banget dan selalu berusaha jadi penengah kalau kakak-adiknya lagi cekcok. Hati Beth itu lembut banget, dia bahkan sering banget ngerawat boneka-bonekanya seolah-olah mereka adalah teman hidupnya. Bagi dia, kebahagiaan paling sederhana adalah bisa kumpul bareng keluarga di ruang tengah sambil dengerin alunan musik yang dia mainkan.
Sayangnya, perjalanan hidup Beth di cerita ini cukup menguras air mata. Kondisi kesehatannya yang sering drop bikin semua orang di rumah, terutama Marmee, harus ekstra perhatian. Tapi justru lewat keterbatasan itulah, sifat asli Beth yang sabar dan penyayang makin kelihatan. Dia bener-bener jadi sosok yang bikin penonton sadar kalau kekuatan itu nggak selalu soal suara lantang, tapi bisa juga dari ketulusan hati yang mendalam.
Sinopsis