Dunia ninja telah memasuki era damai yang gemilang di bawah kepemimpinan Hokage Ketujuh. Namun, kemajuan teknologi canggih justru memicu tantangan baru yang menguji esensi jati diri seorang shinobi di tengah modernisasi yang mulai mengikis tradisi lama.
Boruto, putra sang pahlawan legendaris, merasa terabaikan oleh kesibukan ayahnya. Rasa kecewa yang mendalam terhadap Naruto memicu pemberontakan batin, mendorongnya mencari jalan pintas untuk membuktikan diri demi mendapatkan pengakuan.
Dalam upaya mencari bimbingan, ia mendekati Sasuke, rival sekaligus sahabat ayahnya, untuk menjadi muridnya. Ambisi tersembunyi muncul saat ia menggunakan alat ninja terlarang, sebuah pelanggaran etika yang memicu ketegangan hebat dengan sang mentor.
Krisis memuncak ketika ancaman kuno muncul dari dimensi lain, mengincar kekuatan besar yang tersimpan dalam diri para petinggi desa. Musuh tak terduga datang membawa kehancuran, memaksa seluruh aliansi ninja untuk segera bersatu menghadapi ancaman tersebut.
Kini, Sarada dan rekan-rekannya harus berhadapan dengan kenyataan pahit medan perang. Di tengah kekacauan, mereka belajar bahwa kekuatan sejati bukan berasal dari kecanggihan alat, melainkan dari tekad yang diwariskan oleh para pendahulu mereka.
Boruto: Naruto the Movie - The Day Naruto Became Hokage
5
Sinopsis
Desa Konoha sedang bersiap menyambut momen bersejarah dalam sebuah kisah komedi aksi yang hangat. Hari pelantikan pemimpin baru menjadi pusat perhatian seluruh warga, menciptakan hiruk-pikuk yang tak terelakkan di balik ketenangan desa shinobi yang damai.
Naruto akhirnya mencapai impian terbesarnya untuk memimpin desa. Namun, tanggung jawab besar yang menanti di depan mata justru menjadi beban tak terduga yang menguji kesabaran serta mentalnya sebagai seorang ayah yang harus tetap tampil prima.
Boruto dan adiknya, Himawari, terjebak dalam konflik saudara yang konyol tepat di hari penting sang ayah. Perselisihan kecil mereka soal mainan berubah menjadi kekacauan rumah tangga yang menguji kesabaran sang pahlawan desa tersebut.
Hinata berusaha menengahi ketegangan di antara anak-anaknya agar hari besar sang suami berjalan lancar. Meski penuh dengan kasih sayang, situasi di kediaman Uzumaki justru berubah menjadi medan perang mini yang jauh dari kata tenang dan harmonis.
Akankah sang calon pemimpin bisa mengurus urusan rumah tangga sebelum waktu pelantikan tiba? Ketegangan antara tugas negara dan peran sebagai orang tua menjadi fokus utama yang akan membuktikan apakah keluarga adalah prioritas tertinggi bagi seorang Hokage.