Ketika raga adalah mesin namun hati menolak lupa, sanggupkah cinta bertahan di antara bayang-bayang masa lalu yang menyakitkan? Sebuah kisah romansa futuristik yang akan menguji batas emosi dan definisi kemanusiaan.
Sinopsis
Dunia masa depan yang melankolis menjadi saksi bisu hancurnya sebuah hubungan akibat kecelakaan tragis. Di kota yang serba mekanis ini, teknologi canggih berusaha mengisi kekosongan jiwa manusia yang merana, menciptakan jembatan antara realita dan ilusi duka.
Haru adalah seorang pemuda yang harus menerima kenyataan pahit kehilangan kekasihnya, Kurumi. Demi menyembuhkan trauma mendalam itu, sebuah android dengan wajah yang sangat mirip dengannya diciptakan untuk menjadi pengganti sementara dalam kehidupan sehari-hari.
Kurumi yang masih terjebak dalam keputusasaan kini harus berhadapan dengan mesin yang meniru sosok pria yang dicintainya. Kehadiran android tersebut justru memicu emosi terpendam, memaksa sang gadis untuk kembali menata serpihan hatinya yang telah hancur.
Ketegangan perlahan tumbuh saat keduanya mencoba beradaptasi di tengah kenangan lama yang mulai memudar. Hubungan aneh ini mempertanyakan batas antara kasih sayang tulus dan sekadar pemenuhan kebutuhan emosional demi menutupi luka batin yang tak kunjung sembuh.
Akankah kebenaran mampu menyembuhkan luka atau justru menambah derita baru bagi mereka? Melalui perjalanan emosional yang menyentuh, kisah ini mengeksplorasi arti kemanusiaan, keberanian untuk melepaskan masa lalu, dan bagaimana cinta sejati bertahan meski harus terbentur.