Distrik ke-13 yang tenang perlahan berubah menjadi neraka penuh darah. Serangkaian serangan misterius dari makhluk pemakan manusia mulai menghantui warga sipil. Ketakutan menyebar luas saat para ghoul kejam beraksi di balik bayang-bayang kelam kota Tokyo.
Di tengah kekacauan itu, Taishi Fura hadir sebagai siswa SMA berandal yang menyimpan amarah mendalam. Kehilangan teman dekat akibat serangan brutal ghoul membuatnya haus akan pembalasan dendam yang membara di hatinya, memicu tekadnya untuk melawan.
Takdir mempertemukannya dengan Kishou Arima, siswa penyendiri dengan aura dingin yang luar biasa. Meski memiliki kepribadian bertolak belakang, keduanya terpaksa bekerja sama demi menelusuri jejak ghoul kuat yang dijuluki Lantern yang terus menebar teror.
Hubungan mereka yang canggung pun mulai mengeras dalam medan tempur yang mematikan. Mereka harus memadukan insting bertahan hidup dan kekuatan tersembunyi demi mengungkap identitas sang predator yang licin, sambil meniti garis tipis antara keadilan dan kegilaan.
Misteri gelap mulai tersingkap di balik kedok kehidupan normal, memaksa mereka menghadapi kenyataan pahit. Di dunia di mana predator dan mangsa tak bisa dibedakan, apakah mereka mampu mempertahankan sisi kemanusiaan saat terjebak dalam pusaran kekerasan ini?
Dunia kelam di mana monster pemakan daging berbaur dengan manusia kini kian mencekam. Ketegangan antara organisasi anti-ghoul dan kelompok bawah tanah memuncak, menciptakan atmosfer penuh teror. Pertarungan brutal demi bertahan hidup menjadi hukum rimba utama.
Ken Kaneki kini telah berubah drastis setelah mengalami siksaan psikologis yang mengerikan. Ia memutuskan untuk meninggalkan masa lalu dan bergabung dengan Aogiri Tree demi melindungi orang-orang yang dicintainya dari kehancuran total yang mengancam.
Di sisi lain, Touka Kirishima berjuang keras menata hidupnya di tengah kekacauan yang melanda distrik 20. Ia terjebak dalam dilema mendalam, merindukan sosok sahabat yang dulu ia kenal namun kini telah memilih jalan kegelapan yang sangat berbahaya.
Sementara itu, Kotaro Amon dari CCG terus memburu para ghoul dengan tekad yang semakin mengeras. Keyakinannya tentang keadilan mulai goyah saat ia berhadapan dengan kenyataan pahit bahwa perbedaan antara manusia dan monster terkadang hanyalah ilusi semata.
Konflik batin dan perang terbuka menjadi inti dari perjalanan emosional yang menyayat hati ini. Mereka semua terpaksa membuat pilihan mustahil di tengah badai darah, menantang takdir demi menemukan arti kemanusiaan yang sebenarnya di balik topeng kepedihan.