Kalau bahas soal Kuwano, rasanya nggak afdol kalau nggak nyinggung betapa uniknya sosok dia di kumpulan cerita pendek karya Tatsuki Fujimoto ini. Dia ini tipe orang yang sebenarnya biasa saja, tapi entah kenapa kehidupannya selalu terseret ke situasi yang super aneh dan nggak terduga. Bisa dibilang, dia itu definisi dari seseorang yang cuma mau hidup tenang, tapi semesta punya rencana lain buat ngerjain dia terus-terusan.
Sebagai teman, Kuwano punya gaya santai yang bikin orang di sekitarnya merasa nyaman, meski kadang tindakan-tindakannya suka bikin kening berkerut. Dia sering banget jadi 'korban' dari logika cerita yang absurd, yang bikin pembaca jadi ikut ngerasa kasihan sekaligus pengen ketawa. Interaksinya dengan karakter lain selalu terasa natural, seolah kita lagi ngeliatin temen tongkrongan yang lagi kena apes berjamaah.
Secara keseluruhan, perjalanan hidup Kuwano ini bener-bener ngerangkum gaya penceritaan khas Fujimoto yang liar tapi tetap kerasa membumi. Meskipun dia bukan karakter yang punya kekuatan super atau ambisi besar, eksistensinya justru bikin cerita jadi jauh lebih hidup dan punya warna. Pokoknya, buat siapa pun yang baca karyanya, sosok ini bakal gampang banget diingat karena kesialannya yang ikonik.
Sinopsis