Ketika kematian bukan lagi akhir, seorang gadis pejuang dan remaja penyendiri bersatu melawan teror mayat hidup. Saksikan aksi penuh darah, misteri kelam, dan dilema moral yang menyayat hati dalam perburuan abadi ini.
Sinopsis
Dunia kelam penuh mayat hidup yang haus darah mengancam kedamaian manusia. Mereka adalah Shikabane, makhluk mengerikan yang terlahir dari penyesalan mendalam. Hanya organisasi rahasia Kougon sekte yang mampu melawan teror ini lewat para pejuang pemburu.
Makina Hoshimura adalah gadis cantik yang bangkit dari kematian demi memburu mereka. Sebagai Shikabane Hime, ia harus membantai seratus mayat hidup agar bisa masuk surga. Misinya penuh siksaan, namun ia tetap teguh memegang senjata demi takdirnya sendiri.
Hidupnya berubah drastis saat bertemu Ouri Kagami, seorang remaja yatim piatu yang tulus dan simpatik. Pertemuan tak terduga ini memicu ikatan kontrak yang mengikat nasib mereka berdua. Mereka kini terjebak dalam pusaran konflik berdarah yang mematikan.
Keisei Tagami berperan sebagai pendeta yang membimbing keduanya melalui jalan yang sulit. Ia memberikan dukungan moral dan spiritual di tengah ancaman Shikabane yang semakin ganas. Namun, rahasia kelam dari masa lalu mulai mengancam stabilitas hubungan mereka.
Pertarungan melawan takdir dan dosa masa lalu terus menguji ketabahan hati mereka. Di tengah hujan darah dan jeritan pilu, mereka berjuang keras mencari arti penebusan sejati. Akankah cinta dan pengorbanan mampu membebaskan mereka dari kutukan yang kejam ini?
Di dunia di mana kematian bukanlah akhir, seorang gadis harus menembus batas antara monster dan manusia demi meraih penebusan atas takdir kelam yang merenggut nyawa serta ketenangan jiwanya dalam pertempuran berdarah.
Sinopsis
Dunia yang kelam dihantui oleh mayat hidup haus darah yang bangkit karena penyesalan mendalam. Mereka yang terjebak dalam obsesi duniawi ini menjadi Shikabane yang mengancam nyawa manusia. Di balik bayang-bayang, sebuah sekte rahasia beraksi untuk membasmi ancaman ini.
Makina Hoshimura muncul sebagai senjata utama, seorang gadis yang bangkit dari kematian untuk memburu sesama mayat hidup. Meski memiliki wujud mematikan, ia masih menyimpan sisi kemanusiaan yang rapuh, terjebak di antara kewajiban suci dan takdir tragisnya sendiri.
Di sisi lain, Keisei Tagami berperan sebagai pendeta yang membimbing Makina. Ikatan mereka bukan sekadar rekan tempur, melainkan hubungan emosional yang rumit. Keisei harus menanggung beban moral karena telah menyeret gadis itu ke dalam peperangan tanpa henti.
Ketegangan memuncak saat musuh baru muncul dari organisasi pengkhianat. Pertarungan kini tidak hanya melawan Shikabane biasa, tetapi juga konspirasi besar yang menguji kesetiaan. Makina dipaksa memilih antara menjalankan tugas atau mempertahankan sisa jati dirinya.
Mampukah Makina menemukan penebusan di tengah tumpukan jasad dan kebencian yang mendalam? Pertanyaan tentang apa arti menjadi manusia akan terus menghantui setiap langkahnya dalam misi berbahaya, di mana setiap peluru bisa menghapus ingatan tentang masa lalunya.