Dunia remaja yang manis seketika runtuh saat sebuah kecelakaan tragis mengubah segalanya. Genre drama romansa ini mengeksplorasi luka mendalam, penyesalan, dan bagaimana hidup terus berjalan di balik bayang-bayang trauma yang menyiksa batin setiap individu.
Semuanya berawal dari hubungan antara Takayuki Narumi dengan kekasihnya yang pemalu, Haruka Suzumiya. Namun, kehidupan mereka berubah drastis setelah Haruka mengalami koma panjang yang membuat waktu seolah berhenti bagi semua orang di sekitarnya.
Di tengah keputusasaan tersebut, muncul sosok Mitsuki Hayase yang setia menemani Takayuki. Kedekatan mereka yang perlahan tumbuh dari rasa simpati justru menciptakan ikatan rumit dan rasa bersalah yang begitu menusuk hati di antara ketiganya.
Konflik batin semakin memuncak saat Haruka terbangun dan mendapati dunia yang ia cintai sudah tidak lagi sama. Ia harus menghadapi kenyataan pahit bahwa waktu telah berlalu, membawa perubahan besar pada orang-orang yang sangat berarti bagi kehidupannya.
Persahabatan, cinta yang egois, dan pengorbanan menjadi inti cerita yang mengiris hati. Apakah mereka mampu melepaskan masa lalu demi menyambut masa depan, atau justru terus terjebak dalam penyesalan yang tak kunjung usai akibat pilihan-pilihan yang sulit?
Drama romansa penuh emosi ini kembali mengusik luka lama yang belum sepenuhnya sembuh. Ketegangan psikologis dan dilema cinta yang rumit menjadi sajian utama, memaksa setiap karakternya berhadapan dengan masa lalu kelam yang terus menghantui kehidupan mereka saat ini.
Setelah sekian lama, Takayuki Narumi mencoba menata hidupnya kembali. Namun, ketenangannya terusik saat ia harus memilih antara tanggung jawab moral dan perasaan yang sebenarnya ia pendam. Hubungan masa lalu masih menjadi beban berat bagi langkah kakinya.
Munculnya Mitsuki Hayase membawa kembali kenangan pahit yang seharusnya terkubur dalam. Perdebatan batin antara kesetiaan dan ego membuat suasana kian menyesakkan. Ia terjebak dalam pusaran rasa bersalah yang membuatnya sulit untuk melangkah maju dengan tulus.
Di sisi lain, sosok Haruka Suzumiya hadir sebagai pengingat akan janji yang sempat retak. Kehadirannya memicu konflik emosional yang intens, memaksa semua pihak untuk jujur terhadap isi hati masing-masing meski kejujuran itu bisa menyakiti orang di sekitarnya.
Puncak kegelisahan terjadi saat rahasia lama mulai terungkap ke permukaan. Mereka dipaksa menghadapi kenyataan pahit tentang arti pengorbanan dan cinta sejati. Apakah hubungan yang penuh trauma ini mampu bertahan, atau justru hancur diterjang oleh ambisi pribadi?