Amerika tahun 1930-an jadi panggung kekacauan brutal yang memadukan aksi kriminal, misteri supernatural, dan komedi gelap. Di tengah hiruk-pikuk pelarangan minuman keras, sebuah kereta api legendaris bernama Flying Pussyfoot menjadi saksi awal tragedi berdarah.
Sosok Isaac Dian dan pasangannya, Miria Harvent, adalah dua pencuri eksentrik yang selalu membawa tawa di tengah kekacauan. Kehadiran mereka seringkali tak sengaja memicu rentetan peristiwa tak terduga yang melibatkan sindikat kejam kota.
Di sisi lain, Firo Prochainezo dari keluarga mafia Martillo mencoba menjalani hidup dengan caranya sendiri. Dia terjebak dalam pusaran konflik rahasia setelah terlibat dengan ramuan misterius yang menjanjikan keabadian bagi mereka yang meminumnya.
Dinamika panas muncul saat Ladd Russo, seorang pembunuh psikopat yang haus darah, mulai menebar teror di atas kereta. Ia terobsesi dengan kematian dan tantangan, menjadikannya musuh berbahaya bagi siapa saja yang mencoba menghalangi jalan gilanya.
Semua benang merah ini saling berkelindan, mempertemukan orang-orang asing dalam sebuah takdir yang tak terhindarkan. Pertarungan ideologi, ambisi akan keabadian, dan kesetiaan diuji di tengah kekacauan total yang membuktikan bahwa kejahatan punya pesonanya.
Distrik Ikebukuro yang sibuk menyembunyikan sisi gelap di balik gemerlap lampu kota. Di sana, legenda urban tentang pengendara motor tanpa kepala yang menunggangi kendaraan hitam pekat terus menghantui setiap sudut jalanan, menciptakan suasana misterius yang kental.
Seorang pemuda lugu bernama Mikado Ryugamine pindah ke kota ini mencari sensasi hidup yang baru. Ia berharap bisa melihat sesuatu yang luar biasa, namun justru terseret ke dalam pusaran konflik berbahaya yang melibatkan geng misterius bernama Dollars.
Keseimbangan kota mulai goyah saat Celty Sturluson, sang pengemudi tanpa kepala, mencari jati dirinya di tengah hiruk-pikuk manusia. Kehadirannya memicu berbagai kejadian aneh yang mempertemukan orang-orang dengan motif serta agenda yang tersembunyi rapat.
Perseteruan sengit antara Izaya Orihara yang manipulatif dan Shizuo Heiwajima yang memiliki kekuatan fisik di luar nalar semakin memperkeruh situasi. Ketegangan antar kelompok ini memicu kekacauan besar yang mengancam ketenangan seluruh warga kota.
Dunia Ikebukuro perlahan terkuak sebagai tempat di mana keinginan, ketakutan, dan obsesi bertemu. Semua pihak dipaksa menghadapi kenyataan pahit bahwa hidup di kota besar ini penuh dengan tipu daya, kejutan tak terduga, dan risiko yang nyawa taruhannya.
Kekacauan kembali meletus di New York saat kisah lintas waktu yang liar ini berlanjut. Berbagai faksi kriminal, pencuri konyol, hingga makhluk abadi terjebak dalam pusaran nasib yang saling bertabrakan, menciptakan atmosfer penuh aksi yang sangat menegangkan.
Pasangan perampok konyol Isaac Dian dan Miria Harvent memulai aksi nekat terbaru mereka dengan cara yang sangat ceroboh. Tingkah konyol mereka yang tak terduga selalu berhasil membawa kekacauan besar bagi para mafia yang sedang serius.
Sementara itu, Firo Prochainezo dari keluarga Martillo berusaha menyeimbangkan kehidupan di dunia kriminal dengan tanggung jawab barunya. Ia harus menghadapi konflik internal mendalam saat kesetiaan dan persahabatan diuji oleh ancaman musuh lama.
Kehadiran Maiza Avaro yang bijak namun menyimpan beban masa lalu kelam menjadi penengah di tengah persaingan berdarah. Hubungan antara sesama individu abadi ini pun semakin rumit karena ambisi pribadi yang tersembunyi di balik topeng persahabatan.
Kekacauan memuncak ketika rahasia terlarang mulai terungkap, menyeret semua orang ke dalam pertarungan hidup mati demi ambisi masing-masing. Di dunia yang tak mengenal kata damai ini, loyalitas dipertaruhkan demi bertahan hidup dalam sebuah kisah yang abadi.
Dunia telah berubah drastis setelah populasi manusia menyusut tajam akibat kemerosotan peradaban. Kini, umat manusia hidup dalam damai yang rapuh di tengah ekosistem baru yang didominasi oleh makhluk mungil berpenampilan peri yang punya teknologi super canggih.
Seorang mediator bernama Watashi ditugaskan untuk menjembatani hubungan antara manusia yang tersisa dengan para peri eksentrik tersebut. Pekerjaan ini tidak semudah membalik telapak tangan karena sang gadis harus menghadapi tingkah laku peri yang tak terduga.
Sifat Kakek yang merupakan peneliti sekaligus kakek dari sang mediator sering kali menambah kekacauan. Hubungan mereka yang unik di lingkungan yang surealis ini mempertegas betapa absurdnya kehidupan di tengah transisi zaman yang penuh dengan ironi dan komedi.
Konflik muncul ketika eksperimen peri sering kali lepas kendali dan menyebabkan fenomena aneh yang tidak masuk akal. Mediator harus memutar otak agar kekacauan tersebut tidak menghancurkan sisa-sisa peradaban manusia yang sedang berusaha bertahan hidup di bumi.
Dibalik kelucuan visualnya, tersimpan satir tajam mengenai kemajuan teknologi dan sifat manusia yang serakah. Apakah sang mediator mampu mempertahankan keseimbangan di dunia yang perlahan memudar ini? Sebuah petualangan filosofis yang penuh dengan warna dan keajaiban.
Dunia telah berubah drastis saat umat manusia perlahan mengalami kemunduran populasi. Di tengah atmosfer surealis dan penuh warna, kehidupan berjalan dengan keanehan yang absurd. Elemen komedi gelap serta satir sosial menyatu dalam realitas baru yang sangat asing.
Sebagai mediator antara manusia dan peri, Watashi harus menghadapi tingkah laku makhluk mungil yang sering menciptakan kekacauan. Dengan pembawaan tenang nan sarkastik, ia berusaha menengahi berbagai masalah konyol di dunia yang sudah tidak masuk akal ini.
Interaksi antara sang mediator dengan Assistant, seorang pria pendiam yang setia membantunya, menjadi poros cerita. Perbedaan kepribadian mereka menciptakan dinamika unik, terutama saat harus menanggapi ulah peri yang tidak pernah memikirkan konsekuensi tindakan.
Konflik muncul ketika eksperimen peri melampaui batas logika, memaksa mereka berdua terlibat dalam situasi yang semakin tidak terkendali. Mereka terjebak di antara tuntutan tugas sebagai penengah dan rasa lelah menghadapi eksistensi peri yang sangatlah tak terduga.
Mencermati hubungan manusia dan peradaban yang memudar, kisah ini mempertanyakan esensi keberadaan kita melalui kacamata yang lucu namun tajam. Saat dunia semakin merosot, mereka tetap berupaya bertahan hidup di tengah sisa-sisa peradaban yang penuh misteri.
Di Pulau Hatsune yang tenang, pohon sakura legendaris kembali mekar meski musim sudah berganti. Keajaiban abadi ini menyelimuti kehidupan para siswa di Akademi Kazami, menciptakan atmosfer romansa sekolah yang manis namun menyimpan misteri melankolis di baliknya.
Yoshiyuki Sakurai menjalani rutinitas harian dengan damai bersama teman-temannya. Namun, kehadirannya yang misterius mulai dipertanyakan saat ia terlibat dalam interaksi emosional yang intens, memicu perasaan terpendam yang perlahan mulai muncul ke permukaan.
Ia terjebak dalam dinamika rumit dengan Otome Asakura, gadis yang penuh perhatian namun protektif. Di sisi lain, Yume Asakura selalu memberikan keceriaan, membuat hari-hari mereka dipenuhi tawa sekaligus kebimbangan hati yang semakin mendalam.
Kehadiran Nanaka Tenkawa dan Minatsu Amakase menambah bumbu konflik personal yang menguji ikatan persahabatan mereka. Setiap karakter berusaha mencari jati diri dan jawaban atas hubungan spesial yang perlahan tumbuh di antara rutinitas sekolah yang hangat.
Apakah keajaiban bunga sakura tersebut benar-benar sebuah berkah atau justru kutukan bagi mereka? Di bawah kelopak yang berguguran, takdir menuntut pengorbanan perasaan. Kini, mereka harus memilih antara kenyamanan masa lalu atau melangkah ke masa depan yang pasti.