Dunia modern yang bising perlahan memudar di balik gerbang tua sebuah rumah tradisional Jepang. Di sinilah rahasia surgawi tersembunyi, di mana taman mistis menjadi tempat persinggahan para dewa yang lelah dengan hiruk-pikuk kehidupan fana di muka bumi ini.
Ren adalah pemuda penyendiri yang mewarisi kediaman kuno ini tanpa persiapan. Hidupnya yang tenang berubah drastis saat ia bertemu dengan Hana, sesosok dewi agung yang angkuh dan menuntut pelayanan sempurna untuk menyembuhkan luka hatinya.
Kehadiran dewi tersebut memaksa sang pemuda menghadapi kenyataan pahit tentang garis keturunan keluarganya. Mereka harus menjalin ikatan yang canggung demi menjaga keseimbangan taman, sembari menyembunyikan eksistensi ilahi dari tetangga yang kepo.
Konflik muncul ketika Kaito, sahabat masa kecil yang licik, mulai mencurigai aktivitas ganjil di balik tembok tinggi rumah itu. Tekanan dari dunia luar pun mengancam untuk membongkar kedamaian yang baru saja mereka bangun dengan susah payah.
Ketegangan memuncak saat para dewa lain menuntut sang pemuda untuk memilih antara menjaga warisan suci atau melepaskan segalanya demi kehidupan normal. Haruskah mereka mengorbankan perasaan demi menjalankan tugas suci yang membebani pundak mereka?
Dunia futuristik di mana robot dan manusia hidup berdampingan kini mendadak mencekam. Sebuah rangkaian pembunuhan misterius yang menargetkan robot-robot tercanggih di dunia mulai terjadi, meninggalkan jejak kehancuran yang sangat mengerikan dan penuh teka-teki.
Detektif robot bernama Gesicht ditugaskan menyelidiki kasus brutal ini. Di balik tugasnya, ia terjebak dalam dilema moral yang mendalam, mencoba memahami apakah robot bisa merasakan kebencian layaknya manusia saat ia memburu sang pelaku.
Sosok robot legendaris bernama Atom muncul sebagai kunci penting dalam penyelidikan ini. Ia membawa kepolosan dan rasa ingin tahu yang besar, namun hatinya mulai terusik oleh bayang-bayang masa lalu serta trauma perang yang begitu kelam.
Konflik memuncak saat entitas misterius bernama Pluto mulai memburu mereka satu per satu. Kekuatan penghancur yang tidak terbendung ini memaksa para karakter untuk menghadapi pertanyaan eksistensial tentang apa sebenarnya arti dari sebuah jiwa.
Ketegangan terus meningkat seiring terungkapnya konspirasi global yang melibatkan kebencian mendalam antar kaum. Mereka harus berpacu dengan waktu untuk menghentikan kehancuran total sambil mempertanyakan esensi kemanusiaan dalam diri mesin yang rapuh.