Demi mengembalikan harapan umat manusia yang makin menipis, Pasukan Survey (Survey Corps) memulai misi besar buat merebut kembali Dinding Maria. Pertempuran sengit melawan para Titan pun bakal terjadi lagi di sini. Pas Eren Yeager dan pasukannya balik ke Distrik Shiganshina—yang dulunya adalah rumah masa kecil Eren—mereka ngerasa aneh karena kota itu bener-bener sepi, kayak nggak ada satu pun Titan yang berkeliaran.
Anehnya lagi, bahkan setelah gerbang luar berhasil ditutup pakai kekuatan pengerasan Eren, mereka sama sekali nggak dapet perlawanan dari musuh. Misi awalnya berjalan kelewat mulus, sampai akhirnya Armin Arlert yang curiga setengah mati sama situasi ini, nemu petunjuk-petunjuk mencurigakan kalau mereka sebenernya lagi dijebak dalam sebuah rencana jebakan yang super licik.
Di sinilah Eren bersumpah buat merebut kembali semua hal yang pernah direnggut dari hidupnya. Bersama Pasukan Penyelidik yang harus mengorbankan banyak banget nyawa rekan mereka, mereka harus bertarung habis-habisan demi meraih kemenangan sekaligus ngebongkar rahasia besar yang selama ini terkunci di dalam ruang bawah tanah keluarga Eren!
Setelah ayahnya meninggal dan desanya hancur diserang pasukan Inggris, Einar cuma pengin hidup tenang bareng keluarganya di ladang yang baru mereka bangun lagi. Tapi nasib berkata lain, desanya diserang lagi. Einar cuma bisa pasrah ngelihat desa dan keluarganya dibantai sama tentara Denmark. Akhirnya, dia ditangkap dan dibawa ke Denmark buat jadi budak.
Einar terus megang teguh pesan terakhir ibunya supaya bisa bertahan hidup. Dia akhirnya dibeli sama Ketil, seorang juragan tanah sekaligus pemilik budak yang baik hati. Ketil janjiin Einar bisa bebas asal dia mau kerja keras di ladang. Di sana, Einar ketemu teman kerjanya, Thorfinn, seorang budak yang kelihatan murung dan depresi banget.
Sambil berjuang bareng demi kebebasan, mereka berdua terus dihantui sama dosa masa lalu dan berbagai siasat licik di sekitar mereka. Meski begitu, mereka tetap lanjutin hidup, nyoba ngejar secercah harapan, pengampunan, dan kedamaian di tengah dunia yang kejam dan nggak adil ini.