Asrama Sakura bukan tempat tinggal biasa bagi para siswa sekolah seni. Di sini berkumpul mereka yang dianggap aneh, eksentrik, dan bermasalah. Kehidupan tenang berubah drastis saat Sorata Kanda dipaksa pindah ke sana karena memelihara kucing liar yang dilarang di asrama utama.
Kehadiran Mashiro Shiina, seorang pelukis jenius yang tak mampu mengurus diri sendiri, membuat hidup Sorata makin kacau. Ia harus berperan menjadi pelayan pribadi bagi gadis itu, yang bahkan tidak bisa memilih pakaian atau mengurus kebutuhan dasarnya sehari-hari.
Keseharian mereka makin berwarna dengan kehadiran Nanami Aoyama, sosok pekerja keras yang memendam perasaan pada Sorata. Ketegangan muncul saat mereka mulai menghadapi realita dunia seni yang keras, di mana bakat dan kerja keras sering kali saling beradu tajam.
Selain itu, ada Misaki Kamiigusa dan Jin Mitaka yang terus bergelut dengan impian serta hubungan asmara mereka yang rumit. Para penghuni asrama ini dipaksa berhadapan dengan kegagalan, rasa iri, dan perjuangan untuk membuktikan diri di depan dunia yang sangat kompetitif.
Saat tekanan ujian dan kompetisi semakin mencekik, persahabatan mereka diuji oleh ambisi pribadi masing-masing. Akankah ikatan di asrama ini cukup kuat untuk menopang impian besar mereka, atau justru hancur karena ego yang mulai menuntut perhatian lebih dalam cerita ini?
Dunia sepak bola remaja di Jepang terasa suram bagi Sho Ota, seorang siswa SD yang hobi main bola tapi timnya baru saja dibubarkan. Tanpa anggota tersisa dan semangat yang nyaris padam, dia harus berjuang keras mencari cara untuk terus bermain.
Tekad kuatnya membawa dia bertemu Erika Takato, seorang pemain berbakat yang punya impian besar. Pertemuan mereka tidak selalu mulus, namun antusiasme Sho perlahan berhasil menyatukan mereka untuk membentuk tim sepak bola yang solid demi kemenangan.
Mereka kemudian mencari mantan pemain profesional bernama Masaru Hanashima untuk melatih tim. Sosok mentor ini awalnya terlihat malas, namun dia memiliki peran vital dalam menantang batasan para bocah ini agar bisa bermain di level nasional yang kompetitif.
Konflik muncul ketika tim harus berhadapan dengan lawan yang jauh lebih kuat dan berpengalaman. Ego, rasa frustrasi, hingga ketakutan akan kegagalan mulai menghantui pikiran para anggota, memaksa mereka mendewasakan diri demi meraih mimpi besar di lapangan hijau.
Perjalanan ini bukan sekadar tentang skor akhir atau piala kejuaraan semata. Ini adalah kisah tentang ikatan persahabatan, kerja keras tanpa henti, dan keberanian untuk bangkit saat terjatuh demi membuktikan bahwa tim kecil bisa menggapai bintang di galaksi.