Rutinitas kantoran yang membosankan kembali menghantui Retsuko. Kali ini, kehidupan gadis panda merah ini makin kacau karena kecanduan game idol virtual yang menguras tabungannya hingga ludes. Tekanan finansial mendesak memaksanya mencari cara untuk kembali bertahan hidup.
Takdir mempertemukan Retsuko dengan Manaka, pemimpin grup idol underground OTMGirls yang enerjik. Berkat bakat terpendamnya dalam musik metal, Retsuko malah dipekerjakan sebagai manajer sekaligus akuntan grup tersebut, menyeretnya ke dunia hiburan yang penuh tipu daya.
Sosok Haida tetap setia mendampingi di sisi Retsuko, meski hubungan mereka masih terjebak dalam zona pertemanan yang canggung. Ia harus menyaksikan gebetannya itu berurusan dengan orang-orang baru yang eksentrik, termasuk Hyoudou, sang manajer grup idol yang galak.
Konflik memuncak saat Retsuko harus menyeimbangkan kerasnya pekerjaan kantoran dengan tuntutan industri idol yang kejam. Tekanan dari atasan di kantor dan ekspektasi tinggi dari grup OTMGirls membuat emosinya meledak-ledak, memicu sisi liar yang selama ini ia sembunyikan.
Ketegangan antara ambisi pribadi dan tanggung jawab profesional menjadi inti utama musim ini. Retsuko kini harus berjuang menghadapi kenyataan hidup yang semakin pahit, menuntut keberanian untuk menentukan jalan hidup di tengah dunia yang terus menghakiminya tanpa henti.
Rutinitas kantor yang menjemukan kembali menghantui Retsuko, seekor panda merah yang harus menahan amarah setiap hari. Di balik penampilan sopan dan dedikasi kerjanya, ia menyimpan sisi liar berupa hobi karaoke death metal yang sangat meledak-ledak.
Hidupnya semakin rumit saat sang ibu datang berkunjung, membawa tekanan baru tentang pernikahan. Belum lagi kehadiran Tadano, seorang pengusaha muda nan karismatik yang membuat jantungnya berdebar kencang, memicu dilema emosional yang sangat menguras pikiran.
Keseharian Fenneko yang sinis terus mengawasi gerak-gerik Retsuko dengan kecerdasan observasinya. Di tengah kekacauan kantor, konflik antara keinginan untuk mandiri dan tuntutan sosial menjadi beban berat yang memaksa Retsuko untuk berani melangkah maju.
Kehadiran rekan kerja seperti Haida yang selalu setia mendukung, justru menambah kerumitan perasaan yang selama ini ia pendam. Setiap interaksi di antara mereka mencerminkan perjuangan nyata orang dewasa dalam mencari kebahagiaan serta jati diri sesungguhnya.
Apakah Retsuko mampu menyeimbangkan ekspektasi orang lain dengan ambisi pribadinya? Musim ini menyuguhkan komedi satire tajam tentang duka di dunia kerja, dinamika hubungan romantis, serta keberanian untuk berteriak lantang melawan ekspektasi dunia yang sangat kejam.
Dunia korporat Jepang yang monoton dan penuh tekanan menjadi panggung utama komedi satir ini. Di balik layar monitor yang membosankan, tersimpan sisi gelap kehidupan pekerja kantoran yang memicu stres akut, menuntut pelampiasan emosi di luar batas kewajaran.
Retsuko adalah seekor panda merah yang tampak penurut, namun ia menyimpan bara api kemarahan. Terjebak dalam rutinitas membosankan, ia harus menghadapi atasan yang menyebalkan serta rekan kerja yang membuat hari-harinya terasa seperti medan perang nyata.
Demi melepaskan beban batin, ia sering menyambangi tempat karaoke sendirian. Di sana, ia berteriak sekuat tenaga lewat lagu death metal yang garang, membuang semua kepenatan yang menumpuk selama berjam-jam bekerja di bawah tekanan tuntutan kantor yang sangat tinggi.
Ia juga berinteraksi dengan rekan kerja seperti Washimi yang elegan dan Gori yang penuh semangat. Hubungan mereka menjadi penyeimbang bagi dunianya yang penuh intrik, sekaligus pemicu berbagai situasi konyol yang menguji kesabaran sang panda merah.
Konflik batin semakin rumit saat ia mencoba menyeimbangkan kehidupan profesional dan hasrat pribadi. Menghadapi dunia yang tidak selalu ramah, ia terus berjuang menemukan jati diri di antara tumpukan dokumen dan jeritan metal yang mengguncang jiwa setiap malam.
Dunia kerja korporat yang kaku dan penuh tekanan terasa begitu menyesakkan bagi kehidupan sehari-hari. Anime komedi satir ini menyoroti sisi gelap budaya kantor modern di Jepang melalui kacamata seekor panda merah yang terjebak dalam rutinitas yang monoton.
Retsuko hanyalah seorang karyawan admin biasa yang harus berjuang menahan amarah setiap harinya. Ia dikelilingi oleh bos yang sangat egois dan rekan kerja yang menyebalkan, memaksanya menyembunyikan sisi liarnya demi menjaga citra sopan santun.
Director Ton terus memberikan beban kerja tidak masuk akal yang memicu emosi terpendam sang protagonis. Sementara itu, Fenneko yang kritis dan observan sering mengamati gerak-gerik aneh di kantor, menambah bumbu drama di antara rekan sejawat.
Saat stres mencapai puncaknya, ia melarikan diri ke ruang karaoke untuk melepaskan beban lewat lagu death metal yang garang. Di sinilah sisi asli dirinya terungkap, mengubah sosok yang terlihat lemah lembut menjadi pribadi yang begitu berani dan penuh gairah.
Pertarungan melawan ekspektasi sosial dan upaya mencari jati diri menjadi inti kisah yang sangat relate bagi banyak orang. Antara tanggung jawab profesional dan kebebasan berekspresi, mampukah ia bertahan menghadapi kekacauan di tengah dunia kerja yang gila?