Dunia futuristik yang tandus dan gersang berubah menjadi arena perang yang kejam setelah sebuah portal membawa seorang remaja biasa ke dimensi lain. Di sana, air menjadi sumber daya paling berharga yang diperebutkan oleh rezim militer yang otoriter dan sangat brutal.
Pemuda naif bernama Shu harus terjebak di tengah konflik yang merenggut nurani kemanusiaan. Saat mencoba menyelamatkan seorang gadis misterius bernama Lala-Ru, ia justru menyaksikan kekejaman perang yang melampaui batas bayangan pikiran manusia.
Kepribadiannya yang optimis diuji keras saat berhadapan dengan Hamdo, sang diktator yang haus kekuasaan. Ketegangan memuncak ketika ia dipaksa melihat penderitaan orang-orang di sekitarnya, termasuk sosok Sara yang terpaksa bertahan hidup di dunia neraka.
Perjalanan ini bukan sekadar bertahan hidup, melainkan tentang mempertahankan moralitas di tengah kehancuran total. Hubungan mereka yang rumit mencerminkan betapa tipisnya batas antara harapan dan putus asa saat takdir menghancurkan masa depan dengan cara yang begitu sadis.
Apakah kebaikan masih memiliki tempat di dunia yang telah kehilangan jiwanya? Pertempuran batin ini mengungkap sisi gelap sifat manusia, menantang setiap penonton untuk melihat kenyataan pahit bahwa dalam peperangan, tidak ada pemenang yang benar-benar bisa tersenyum.