Kehidupan pedesaan Aomori yang tenang mendadak berubah saat sihir mulai menyatu dengan rutinitas sehari-hari. Anime slice-of-life ini membawa penonton ke dunia penuh keajaiban yang tersembunyi di balik pemandangan alam asri yang damai serta menenangkan jiwa.
Makoto Kowata adalah seorang penyihir muda yang baru saja pindah ke rumah kerabatnya untuk melatih kemampuannya. Sosoknya yang ceroboh namun berhati tulus sering kali menciptakan situasi lucu saat ia mencoba beradaptasi dengan gaya hidup warga lokal.
Sepupunya, Kei Kuramoto, harus menerima kenyataan aneh bahwa sepupunya adalah seorang penyihir. Bersama adiknya, Chinatsu Kuramoto, mereka sering terseret dalam petualangan magis Makoto yang unik, aneh, sekaligus sangat memanjakan mata.
Hubungan hangat antar keluarga ini diwarnai dinamika menarik antara hal mistis dan realita. Makoto berusaha membuktikan bahwa sihir bukanlah sesuatu yang menakutkan, melainkan elemen pendukung yang membuat hari-hari biasa jadi terasa jauh lebih indah.
Konflik kecil dan penemuan ajaib terus menghiasi keseharian mereka, memperdalam ikatan kasih sayang yang tulus. Pesan moral tentang pentingnya menikmati momen sederhana serta menerima keunikan orang lain menjadi inti dari perjalanan magis nan hangat ini.
Dunia fantasi penuh sihir kini kedatangan teknologi canggih bernama Silhouette Knight, robot raksasa yang menjadi senjata utama melawan monster mengerikan. Di sini, perpaduan antara mekanik modern dan kekuatan magis menciptakan medan perang yang sangat mematikan.
Seorang jenius pemrograman dan penggemar berat mecha bereinkarnasi ke dunia ini sebagai Ernesti Echevalier. Dengan ingatan masa lalunya, ia bertekad mengubah cara kerja robot tersebut menggunakan pengetahuannya yang unik tentang sistem kendali dunia.
Bersama sahabatnya, Adeltrud Olter dan Archid Olter, ia berusaha membangun robot impiannya sendiri. Obsesi Ernesti terhadap mesin seringkali membuat orang di sekitarnya kewalahan, namun semangatnya menyatukan mereka dalam ambisi besar.
Konflik muncul ketika ketergantungan kerajaan pada teknologi lama mulai dipertanyakan oleh munculnya inovasi radikal buatan Ernesti. Ia harus meyakinkan para petinggi militer bahwa masa depan pertahanan negeri bergantung pada kemampuannya merancang robot baru.
Puncak ketegangan terjadi saat ancaman dari bangsa asing memaksa mereka terjun ke pertempuran nyata. Akankah visi Ernesti membawa perdamaian, atau justru memicu perlombaan senjata yang tak terkendali di tengah kekacauan perang yang terus membayangi negara?