Dunia alternatif yang damai ini menyimpan rahasia kelam di balik awan. Perang hanyalah komoditas yang diperjualbelikan demi menjaga ketertiban global. Para pilot muda yang disebut Kildren dipaksa hidup dalam siklus pertempuran udara yang tak pernah usai.
Yuichi Kannami tiba di pangkalan udara dengan ingatan yang kabur. Ia adalah pilot berbakat yang menjalani kehidupan tanpa makna. Keberadaannya hanyalah pion dalam permainan perang yang kejam, terbang melintasi langit untuk sekadar memburu ajal.
Di sana, ia bertemu komandan dingin bernama Suito Kusanagi. Hubungan mereka terasa aneh, dipenuhi tatapan bisu dan misteri masa lalu yang tertutup kabut. Keduanya terjebak dalam rutinitas mematikan, berusaha mencari alasan untuk tetap hidup di tengah hampa.
Pertarungan melawan musuh misterius bernama Teacher menjadi tantangan yang menghantui batin mereka. Kehadiran sosok legendaris ini memicu obsesi mendalam, memaksa para pilot mempertanyakan hakikat jati diri serta alasan mengapa mereka harus terus berperang.
Ketegangan memuncak saat batas antara kenyataan dan eksistensi mulai memudar. Mereka harus berhadapan dengan takdir yang telah digariskan sejak lahir. Apakah mereka mampu melepaskan diri dari rantai abadi ini atau hanya akan terhempas dalam sunyi langit biru?
Jelajahi antologi eksperimental yang mendobrak batas imajinasi melalui visual penuh warna dan narasi surealis. Proyek ambisius ini menyatukan berbagai sutradara jenius untuk menciptakan dunia fantastis di mana logika biasa tidak lagi memiliki tempat utama.
Kita akan bertemu dengan Robin, seorang pemuda yang terjebak dalam labirin emosi ketika realitasnya mulai retak oleh kehadiran entitas asing. Ia harus menavigasi kekacauan batinnya sendiri sambil berusaha memahami keanehan dunia yang kini ia tinggali.
Di sisi lain, Kurage hadir sebagai sosok misterius yang menantang pandangan hidup sang protagonis. Hubungan mereka yang penuh ketegangan mengungkap rahasia kelam, memicu konflik psikologis mendalam di tengah lingkungan yang terus berubah secara drastis.
Sementara itu, Ami terjebak dalam perdebatan filosofis tentang eksistensi, di mana setiap keputusannya membawa konsekuensi tak terduga bagi nasib orang di sekitarnya. Peran krusialnya menjadi penyeimbang di tengah kehancuran tatanan alam semesta yang aneh.
Puncak ketegangan memuncak saat mereka semua diperhadapkan pada pilihan sulit demi mempertahankan kewarasan. Tema tentang jati diri dan keberanian menghadapi ketidakpastian menjadi inti perjuangan mereka dalam merajut kembali realitas yang mulai hancur lebur.