Sepuluh kadet luar angkasa terpilih dikirim ke sebuah kapal hantu untuk ujian kelulusan yang menentukan nasib karier mereka. Namun, atmosfer mencekam langsung menyambut saat mereka menyadari bahwa ada seseorang tambahan yang menyelinap masuk ke dalam tim.
Kondisi semakin kacau ketika sistem pendukung kehidupan kapal mulai rusak parah. Di tengah kepanikan, Tada mencoba memimpin kelompok dengan kepala dingin meski rasa curiga mulai merusak kepercayaan antar sesama kadet yang terjebak di ruang hampa.
Di sisi lain, Frol yang memiliki kepribadian keras kepala justru memicu ketegangan di antara rekan-rekannya. Perbedaan latar belakang budaya dan fisik membuat hubungan mereka yang awalnya sekadar kolega menjadi medan pertempuran ego yang sangat personal.
Para kadet harus berpacu dengan waktu sebelum oksigen menipis. Ketakutan akan adanya penyusup di tengah mereka menciptakan paranoia mendalam. Mereka dipaksa untuk menyingkirkan prasangka agar bisa mengidentifikasi siapa sebenarnya anggota kesebelas yang misterius itu.
Konflik batin dan insting bertahan hidup menjadi kunci utama untuk selamat. Apakah mereka mampu bersatu atau justru akan saling menghancurkan karena rasa curiga? Ujian ini bukan lagi soal kemampuan teknis, melainkan tentang arti sebenarnya dari sebuah solidaritas.