Kehidupan SMA yang normal berubah menjadi kekacauan total bagi seorang pemuda yatim piatu. Terpaksa pindah ke rumah temannya yang eksentrik, ia justru terjebak dalam dinamika keluarga yakuza yang dipimpin oleh kepala keluarga tegas bernama Kousaku.
Di sana, ia bertemu dengan sosok gadis cantik jelita bernama Hibari yang memikat hatinya sejak pandangan pertama. Namun, fakta mengejutkan terungkap bahwa gadis mempesona ini sebenarnya adalah seorang laki-laki yang sangat feminin dan berjiwa bebas.
Hubungan keduanya pun menjadi sangat rumit di tengah lingkungan keras. Hibari yang terang-terangan menunjukkan ketertarikan romantis justru membuat hidup sang pemuda jadi penuh drama komedi, canggung, sekaligus membingungkan di setiap sudut rumah mereka.
Konflik batin dan tekanan sosial terus membayangi karena identitas unik Hibari. Ayahnya yang merupakan bos yakuza yang ditakuti justru sangat menyayangi putranya tersebut, menciptakan situasi absurd yang memaksa sang tokoh utama beradaptasi dengan sangat cepat.
Pencarian jati diri dan keberanian untuk menerima perbedaan menjadi inti dari kisah yang penuh tawa ini. Seberapa jauh mereka mampu mempertahankan keharmonisan keluarga di tengah dunia yang tidak paham arti cinta yang melampaui batas gender dan norma sosial?
Dunia penuh misteri supernatural kini hadir dalam balutan horor klasik yang mencekam. Di sini, batas antara alam manusia dan makhluk gaib semakin kabur, memicu kekacauan saat para yokai mulai menampakkan wujudnya untuk mengganggu ketenangan warga.
Sosok Kitarou, seorang bocah yokai terakhir dari suku hantu, hadir sebagai jembatan perdamaian. Meski penampilannya unik, ia memiliki dedikasi tinggi melindungi manusia dari ancaman yokai jahat yang serakah dan haus akan kekuasaan gelap.
Ia tidak sendirian karena ditemani oleh Medama-oyaji, ayahnya yang berbentuk bola mata, serta teman-teman setianya. Hubungan mereka sangat erat, penuh dengan nasihat bijak dan aksi heroik dalam menuntaskan setiap masalah yang muncul di sekitar kota.
Konflik memuncak ketika sosok licik Nezumi-otoko sering kali memancing masalah demi keuntungan pribadi. Ulahnya yang ceroboh justru sering membuat situasi semakin rumit, memaksa sang protagonis harus turun tangan memperbaiki kekacauan yang tak terduga.
Pertarungan melawan entitas jahat menjadi ujian moral tentang toleransi antarspesies. Dengan kekuatan magis dan keberanian luar biasa, sang pelindung berjuang menjaga harmoni agar manusia dan roh bisa hidup berdampingan tanpa rasa takut di tengah malam.