Dunia berubah kacau saat meteor jatuh dan memicu kemarahan beruang pemakan manusia. Tembok Pemisah dibangun untuk menjaga kedamaian antara manusia dan beruang, namun ketegangan terus membara di balik dinding yang dingin itu, menunggu saat yang tepat.
Dua beruang menyusup ke Akademi Arashigaoka dengan menyamar menjadi siswi demi mendekati Kureha Tsubaki. Kehadiran mereka membawa misteri besar, menciptakan ikatan rumit yang penuh dengan hasrat terpendam di tengah sekolah yang sangat ketat.
Ginko Yurishiro adalah sosok misterius yang menyimpan rahasia kelam, sementara Lulu Yurigasaki berusaha menemaninya dengan setia. Mereka terjebak dalam dilema antara cinta terlarang dan naluri predator yang mengancam eksistensi mereka sendiri.
Kureha merasa terganggu dengan kedatangan murid baru yang terasa ganjil, apalagi ia menyimpan luka masa lalu yang dalam. Pertemuan mereka memicu konflik batin yang meledak, memaksa setiap karakter untuk memilih antara kejujuran atau rasa benci.
Di balik seragam sekolah, cinta dan nafsu beradu dengan takdir yang tak terelakkan. Akankah janji yang terucap di balik tembok ini membawa keselamatan, atau justru menghancurkan mereka dalam badai beruang yang penuh dengan ambiguitas dan kepedihan?
Dunia pasca-apokaliptik yang kelam kembali menyajikan ketegangan taktis dengan bumbu komedi situasi yang menyegarkan. Para T-Doll kini menghadapi tantangan hidup sehari-hari di tengah sisa kehancuran, berjuang menjaga moral tim di balik bayang-bayang misi berbahaya yang menuntut ketelitian tinggi serta strategi tempur paling efisien.
Sebagai komandan yang terasing, Gris harus memimpin sisa pasukannya menembus zona radiasi kuning yang mematikan. Hubungannya yang rumit dengan Groza menjadi ujian nyata, di mana kepercayaan dan profesionalisme sering kali beradu di tengah tuntutan logistik yang semakin mencekik leher.
Sementara itu, Charolic hadir membawa dinamika baru dengan kepribadiannya yang eksplosif dan tak terduga. Kehadirannya sering memicu konflik internal, memaksa anggota tim lain untuk beradaptasi dengan ritme tempur yang kacau sekaligus menjaga harmoni di markas yang terisolasi dari dunia luar.
Di sisi lain, Colphne terus berusaha mempertahankan integritas unit di bawah tekanan organisasi musuh yang misterius. Ia terjebak dalam dilema antara mematuhi protokol militer yang kaku atau mengikuti kata hatinya demi melindungi rekan-rekan yang ia anggap sebagai keluarga satu-satunya.
Konflik memuncak saat rahasia masa lalu mulai terkuak, mengancam kestabilan aliansi yang rapuh. Perjuangan demi bertahan hidup menjadi tema sentral, menuntut setiap karakter untuk mengorbankan ego mereka sebelum kehancuran total melenyapkan harapan terakhir umat manusia di planet ini.